
JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, F.A Moeloek mengatakan, Indonesia merupakan negara perokok terbesar di lingkungan negara-negara ASEAN.
“Hal itu berdasarkan data dari The ASEAN Tobacco Control Report tahun 2007. “The ASEAN Tobacco Control Report Card tahun 2007 menyebutkan jumlah perokok di ASEAN mencapai 124.691 juta orang dan Indonesia menyumbang perokok terbesar, yakni, 57.563 juta orang atau sekitar 46,16 persen,” ungkapnya dalam jumpa pers di Gedung Kebangkitan Nasional Stovia, Jakarta, Minggu (11/10).
Menurutnya, pada tahun 2008 Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Indonesia sebagai negara terbesar ke tiga sebagai pengguna rokok. Lebih dari 60 juta penduduk Indonesia pun, menurutnya, mengalami ketidak berdayaan akibat dari adiksi nikotin rokok. “Dan kematian akibat konsumsi rokok tercatat lebih dari 400 ribu orang per-tahun,” ujarnya.
Prevalensi perokok di Indonesia kian hari semakin meningkat dan memprihatinkan. Menurut data yang diperoleh Kompas.com, peningkatan tertinggi perokok di Indonesia terjadi pada kelompok remaja umur 15-19 tahun, yaitu, dari 7,1 persen pada tahun 1995 menjadi 17,3 persen pada tahun 2004, atau naik 144 persen selama 9 tahun.
Tak hanya itu, konsumsi rokok di Indonesia pada tahun 2008 mencapai 240 miliar batang atau setara dengan 658 juta batang rokok perhari-nya yang berarti uang senilai Rp 330 miliar ‘dibakar’ oleh para perokok di Indonesia dalam satu harinya. Bahkan menurut data Susenas 2006 menunjukan bahwa pengeluaran untuk membeli rokok adalah 5 kali lebih besar dari pengeluaran untuk telur dan susu (2,3 persen), 2 kali lipat pengeluaran untuk ikan (6,8 persen), dam 17 kali lipat pengeluaran membeli daging (0,7 persen).




















senang berjumpa dengan posting Anda di situs ini, saya Agus Suhanto,
salam kenal
Salam kenal kembali
ada info menarik bagi yang mau berhenti merokok, ikutan aja
One Day Workshop “Berani Berhenti Merokok Saat Ini Juga Dengan SEFT” tgl 22 Nov 2009
contoh terapinya : liat di http://www.youtube.com/watch?v=be_3Q-hDY3I
info lengkapnya di http://www.logos.co.id
Semoga info ini bisa membantu
dan para perokok itu kebanyakan justru orang2 yang pas pasan
makan seadanya tapi harus ngerokok
selamat sore, saya indah mahasiswa s2 psikolog UI. saya berencana untuk mengerjakan tesis yang bertema “terapi untuk perokok” bagi yang ingin berhenti merokok namun mengalami kesulitan dan berminat untuk mengikuti program ini silahkan menghubungi saya di sheeva_p3@yahoo.com. terapi ini akan berlangsung selama 1-2 bulan. program ini hanya dimungkinkan untuk mereka yang berada di wilayah jakarta dan sekitarnya.terima kasih
Salam Kenal
perokok di Indonesia mugnkin saja lebih besar. bisa mencapai 70 juta orang penduduk. dan memang hampir 80% perokok adalah dari kalangan masyarakat bawah yang hidup berkecukupan.
rekan2 masih menghitung dari jumlah perokok sekitar 70 jt dan 400.000 angka kematian di Indonesia yang diakibatkan rokok.
Saya membaca di situs http://www.ehcigar.com dan saya tertarik bahwa apa yang menjadi fokus mereka adalah dana masyarakat yang dihabiskan adalah :
asumsi.
1 perokok = 1 pack/hari
1 pack = Rp.10.000
jumlah perokok adalah 70 jt
maka 70jt x 10000 = Rp.700 milyar/hari
700 milyar x 30 hari = Rp. 21 trilliun/bln
21 trilliun x 12 bln = Rp. 252 trilliun/thn
coba bayangkan uang itu dapat diselamatkan sebagian dan di gunakan untuk pembangunan. tapi apakah rekan2 sadar bahwa hampir 25% angka tersebut masuk ke kantong pemerintah????
atau Rp.63 trilliun. Nah apakah tidak menjadi dilema untuk kehilangan hasil cukai Rp.63 trilliun atau nyawa masyarakat????
Saya juga perokok dan mungkin rekan2 juga tidak tahu bhw presiden usa barrack obama juga perokok. Segala cara sudah dilakukan agar beliau berhenti merokok tapi semua ahli kesehatan di sekeliling beliau tidak mampu menghentikan beliau merokok dan akhirnya product e-cigar dapat mengurangi jauh konsumsi rokok beliau ( http://www.ehcigar.com )
mari rekan2 kita bantu mereka rekan2 kita tercinta untuk lepas dari rokok tembakau yang berbahaya dan menghemat uang masyarakat Indonesia.
ty
Mas..punya data2 tentang jumlah anak2 di indonesia yg merokok ga?
@Sarko : silahkan search dengan kata kunci jumlah anak perokok di Indonesia.
i dont understand why you people yip yaping about cigaretes….cigaretes company employe hundreds of local people so you wants people stop smoking? have you ever try to stop eat intant noodle?