Kolom Solusi ini diciptakan untuk menggali fakta dan solusi seputar pengalaman pribadi maupun link artikel-artikel mengenai rokok, saya mengajak anda baik perokok pasif maupun perokok aktif untuk ikut serta dalam forum ini demi mewujudkan dunia yang bersih dan bebas dari rokok dan lebih luasnya lagi untuk menyebarkan “virus” kepada manusia Indonesia agar terbiasa menggagas solusi daripada menjadi bagian dari masalah.silahkan mengisi form komentar di bawah ini. Komentar dibawah ini bersifat bebas asalkan tidak mengandung SARA.

Jadilah bagian dari solusi, menuju dunia yang bersih dan bebas dari asap dan racun rokok.

“Be a part of solution, to free the world from smoking poison”

39 Responses to “Solusi”


  1. 1 Onod32 21 Juli, 2008 pukul 9:40 am

    Indonesia mau bebas rokok?

    Coblos Presiden 2009 yang mau menghukum tegas para perokok dan industrinya dengan denda semaksimal-maksimalnya..kalau perlu hukuman mati!

    Soalnya rokok = narkoba terselubung

    Bila presidennya tidak bisa menanggung amanah tersebut, kita hukum secara rame-rame secara kerakyatan (diarak dari sabang – merauke) atau lebih baik golput saja!

    • 2 Songko 24 Oktober, 2010 pukul 8:17 pm

      Solusi Rokok bagi Bangsa Indonesia
      Posted on 08/06/2010 by Xjambe
      Kepada Yth :
      1. Bapak Presiden RI
      2. Menteri Kesehatan RI
      3. Menteri Perindustrian RI
      4. Bapak Ketua MPR RI
      5. Bapak Ketua DPR RI
      Bersama ini perkenankan kami rakyat Indonesia menyampaikan usul kepada Bapak/Ibu untuk dapat ditindaklanjuti berkenaan dengan masalah utama bangsa ini yaitu ROKOK.
      Rokok adalah masalah mendasar bagi rakyat dan bangsa ini yang berdampak rendahnya tingkat kesehatan dan terpuruknya ekonomi rakyat kecil dan bila tidak pernah disolusikan secara komprehensif maka rakyat/bangsa ini sulit bangkit.
      Untuk itu kami usul sebagai berikut :
       Industri rokok dibekukan(semua pabrik rokok ditutup)
       Ex pabrik rokok dijadikan industri makanan/minuman (Departemen Perindustrian membantu perubahan ini).
       PNS, TNI/Polri, Eksekutif, DPR/MPR harus bebas rokok, untuk itu rekrutment mensyaratkan Calon PNS Tidak Merokok.
       Harga per bungkus rokok dibuat mahal (diatas Rp 100.000,- per bungkus) dan tidak boleh dijual eceran.
       Rokok hanya diproduksi oleh Negara(BUMN) dan laba BUMN dimaksud untuk membiayai dampak negative dari kebijakan ini.
      Demikian, semoga Bapak/Ibu dapat merealisasi usulan ini sehingga Bapak/Ibu akan mendapat tempat di surga yang tinggi dikemudian hari nanti.
      Salaam dari Kami,
      Keluarga Tanpa Tembakau/Sasongko.

      Disadur dari http://www.keluargatanpatembakau.wordpress.com
      Catatan: Bpk Sasongko dapat dihubungi di keluargatanpatembakau@gmail.com

      • 3 Wilson Tanvis 15 September, 2012 pukul 12:35 pm

        Kepada Yth bapak Songko, saya menangkap suatu kesalahan kecil pada kalimat anda yang mengatakan bahwa harga rokok per bungkus harus dibuat mahal (bukankah berarti kalimat ini justru mendukung agar pabrik rokok tidak ditutup melainkan dibuka namun membatasi harganya), setelah sebelumnya anda mengatakan bahwa pabrik rokok harus ditutup. Solusi manakah yg harus anda pilih? Menutup atau tetep membuka tetapi menaikan harganya? Dan yang terakhir adalah mengenai rokok hanya diproduksi oleh BUMN. Bukankah pernyataan ini bermaksud agar yang memakai rokok, hanya dikalangan orang yg bertanggung jawab atas BUMN. terima kasih.

  2. 4 teukufarhan 22 Juli, 2008 pukul 10:23 am

    Saya yakin Masyarakat Indonesia akan semakin cerdas memilih pemimpin yang peduli akan pengendalian sumber narkoba yang satu ini (rokok)….Rokok adalah narkoba kecil yang saat ini telah dianggap biasa dan tabu untuk dibicarakan apalagi ditentang. Omong kosong pemerintah meneriakkan gerakan anti narkoba sebelum aturan tentang rokok dapat dikendalikan. ayo suarakan suara hatimu, lawan para industri rokok yang meracuni masyarakat Keluarga Indonesia melalui Iklannya yang bertubi-tubi, lawan rokok bukan orangnya.

  3. 6 kiesaputra 31 Juli, 2008 pukul 10:38 pm

    Walaupun saya belum berhenti merokok, saya mendukung program ini. Satu tip bagi yang belum merokok, sebaiknya Anda tidak memulainya, agar nanti nggak perlu mengentikannya :)

    PERLU SOLUSI TERPADU DARI SEMUA PIHAK.
    Katakan sebuah pabrik rokok dengan 10 rb pegawai, mempunyai 10 pabrik berbeda lokasi, masing2 pabrik ada 1000 pegawai, dari 1000 pegawai 500 orang kos/kamar, 250 orang berangkat kerja diantar suami, 250 orang naik bemo, 500 orang jalan kaki.
    Itung2an sangat-sangat kasar saja yang bs dihidupi dari kegiatan pabrik tersebut mungkin spt ini:
    PEGAWAI = 10 rb x 2 = 20 rb (suami istri), anggap masing-masing punya 2 anak = 40 rb orang
    PEMILIK KOS2AN = 500 x 10 = 5000 kamar, anggap saja setiap pengelola kos2an punya 10 kamar = 500 orang pengelola = 1000 orang suami/istri (anak tidak dihitung)
    ANGKOT = 250 org x 10 lokasi = 2500 orang, kalau 1 angkot isi 10, maka perlu 250 angkot, sopir suami/istri = 500 orang (anak tdk dihitung)
    WARUNG2 di sekitar lokasi pabri, anggap saja ada 20 warung di setiap lokasi = 10 x (20 x 2 suami istri) = 400 (anak tidak dihitung)
    DLL yang nggak disebutkan/belum dihitung.

    Kasarnya = 40.000 keluarga pegawai + 1000 pemilik kos + 500 sopir angkot + 400 pemilik warung = 41.900 orang

    Padahal 1 pabrik rokok besar bisa mempunya karyawan sampai 32.000 orang.

    Jadi ringkasnya, kalau mau mennutup pabrikan rokok, pemerintah dan berbagai pihak harus mempersiapkan solusi yang terpadu.

    Bagaimana menurut Anda?

    (* mohon maaf kalau ulasannya sangat kasar dan agak mbulet, smoga aja bs dimengerti)

    Terima kasih & Salam Kenal.

  4. 7 teukufarhan 2 Agustus, 2008 pukul 10:50 am

    salam

    idenya menarik sekali, salah satu solusi terpadunya adalah uang yang melimpah hasil dari perputaran uang pada pabrik rokok diputar pada bisnis yang lain yang lebih bermanfaat, tidak hanya untuk membuka lapangan pekerjaan semata tapi manfaat yang diterima bagi user atou pembeli produk tersebut harus merasakan manfaatnya bagi kehidupannya. Dalam hal ini, kesehatan adalah salah satu investasi terbesar bagi manusia. Bagi yang bervisi jangka panjang, dia tidak akan menghabiskan hidup dan uangnya untuk membeli racun yang kelak akan mengurangi produktivitas hidupnya, karena kalo kesehatan sudah dirampas oleh penyakit yang berkelanjutan, otomatis produktivitas akan hilang dan mimpi-mimpi yang telah direncanakan buyar seketika saat mau menjemputnya dalam keadaan penyakit akibat rokok.

    • 8 kurotsuki 26 Januari, 2012 pukul 5:39 pm

      Bagus … cuma masalahnya … ngga mungkin … at least untuk Sampoerna yang sudah dimiliki phillip-morris. Lha mereka justru sengaja melanggengkan rokok kok. Mana mau mereka begitu. Yang ada pemerintahnya harus tegas dulu. Ntar kalau si phillip-morris ini angkat kaki dari sini, baru bikin industri baru yang bisa menyerap tenaga kerja tadi. Entah deh dengan yang lokal seperti Djarum. Mau ngga yah dia mengganti bisnisnya? Si Lim (yang dulunya pegang sampoerna) udah pindah bisnis ke teleco dia.

  5. 9 Ricky MMA. 21 Agustus, 2008 pukul 3:48 pm

    Menghentikan orang merokok di Indonesia tidak cukup hanya dengan himbauan, memang perlu keberanian pemerintah dan kesadaran publik untuk menghentikan kebiasaan tersebut.
    Pemerintah harus berani mengambil keputusan sebagai berikut :
    1. Komitmen pemerintah harus jelas. Pemerintah harus berani mengatakan bahwa merokok adalah haram !
    2. Menutup semua pabrik rokok di Indonesia.
    3. Menetapkan batasan lokasi penjualan dan pajak rokok import yang beredar di Indonesia setinggi-tingginya.
    4. Memperluas area larangan merokok, terutama di fasilitas publik dan memberi hukuman atau sanksi yang tegas bagi yang merokok di tempat umum.
    Bagi masyarakat Indonesia, kita semua perlu menyadari bahwa merokok adalah kebiasaan yang sangat tidak sehat dan boros ( bagi yang sudah kecanduan ).
    Jumlah penduduk yang menanggung dampak negatif dengan adanya pabrik rokok SANGAT JAUH LEBIH BESAR dibandingkan dengan jumlah penduduk yang merasa diuntungkan dengan beroperasinya pabrik rokok, apalagi jika dibandingkan dengan jumlah pengusaha rokok !
    Jutaan orang setiap hari secara tidak langsung ‘NYETOR DUIT’ ke pengusaha pabrik rokok, tapi apa yang didapatnya…? Bagi perokok aktif maupun pasif, disamping duitnya habis buat beli rokok, juga dapat mengidap penyakit kanker, gangguan fungsi pernapasan dan paru-paru, gangguan fungsi reproduksi dll. karena pengaruh rokok.
    Jelas, merokok itu TIDAK ADA manfaatnya bahkan semuanya mudhorat. Jadi merokok memang harus diharamkan dari bumi Indonesia… !!!

  6. 10 Dody YW 8 November, 2008 pukul 3:27 am

    Oksigen adalah salah satu nikmat terbesar dari Tuhan, menghirupnya akan menjaga kita tetap hidup. Jadi, mengapa justru kita lebih menikmati menghirup asap? Apakah ini berarti kufur nikmat?

  7. 11 robani 20 November, 2008 pukul 11:17 pm

    mempekerjakan ribuan tenaga buruh murah adalah cara berlindung para kapitalis pengusaha rokok.agar bisnis sampahnya terus berjalan,karena para buruh yang dibayar murah itulah yang menjadi alasannya.saya belum mengetahui adakah satu daerah yang masyarakatnya menjadi makmur dan sejahtera dari pabrik rokok.yang saya tahu masyarakat hanya menjadi buruh yang bekerja dengan bayaran rendah,dengan hasil yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja. seharusnya pemerintah tak perlu takut menutup pabrik rokok, hanya karena alasan nasib para pekerjanya. TUHAN yang maha adil selalu menebar rezeki bagi siapapun yang hidup di alamNYA. kenapa..? para buruh rokok takut tak memiliki mata pencarian jika tak bekerja di pabrik rokok,buat apa kita jadi manusia yang dianugerhi akal dan pikiran untuk mencari rezeki yang lebih baik. BATASI IKLAN ROKOK YANG MEMBODOHI GENERASI BANGSA. TUTUP PABRIKNYA. BOIKOT PRODUKNYA. DUKUNG TERUS GERAKAN ANTI ROKOK.. SEMOGA TUHAN MEMBUKAKAN PINTU HATI DAN PIKIRAN PARA PEROKOK ATAS KEKUFURAN,KE EGOISAN DAN KEKELIRUANNYA SELAMA INI….

  8. 12 teukufarhan 22 November, 2008 pukul 10:55 pm

    Sepakat bro…bener banget…ini yang jarang diketahui oleh masyarakat….orang awam pikir perokok itu telah mensejahterakan masyarakat sekitar, ternyata itu hanya kedok untuk membodohi masyarakat kita….trims atas solusinya….

    • 13 kurotsuki 26 Januari, 2012 pukul 5:51 pm

      Sepakat. Dan sialnya lagi … buruh yang gajinya ga seberapa itu … sebagian dari mereka memakai gaji buat …. beli rokok … Kan repot kalo begini.

      • 14 anton 27 September, 2013 pukul 10:13 pm

        jika semua pabrik rokok dibekukan ato dilarang apakah pemerintah sanggup membuat lapangan kerja bagi ribuan bahkan ratusan ribu pekerja pabrik rokok?? apakah hanya dengan membekukan pabrik rokok semua msalah terkait dengan rokok itu selesai, saya tinggal di kota dengan begitu banyak pekerja di sektor industri rokok, mau di kemanakan mereka setelah pabriknya di tutup? apakah pemerintah mau menyerab begitu banyak tenaga kerja mendadak sedangkan realita saat ini banyak pengangguran di luar sana, memeng tidak ada manfaatnya untk merokok tapi kenapa baru sekarang gncar2nya penolakan tersebut sedangkan industri rokok sudah ada sejak dulu

  9. 15 fikryilhamni 8 Maret, 2009 pukul 11:22 pm

    saya tidak terlalu setuju apabila rokok di haramkan.. dilihat dari segi kesehatan emang jauh lebih negatif, tapi bagaimana nasib para karyawan yang bekerja dipabrik rokok???
    semua itu tergantung dari kesadaran kita sendiri,,,,,,,,

  10. 16 nefi 23 Oktober, 2009 pukul 8:58 am

    ikut urun rembug… salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah mengalih-fungsikan lahan yang selama ini ditanami tembakau dengan komoditi lain yang bernilai ekonomi yang lebih tinggi…Misalnya: sampai saat ini untuk bisa memproduksi tempe dan tahu aja mesti mengimport kedele dari Amrik… kenapa tidak mengalihkan saja lahan tanaman tembakau menjadi lahan tanaman kedele… bisa irit devisa.. kemudian masalah buruh pabrik rokok.. adakan pelatihan usaha mandiri untuk mereka agar tidak tergantung dari gaji kecil sbg buruh di pabrik rokok. Banyak home industri yg bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup…. yg penting niat baik pemerintah dan dukungan kita2 rakyat Indonesia…

  11. 17 andi 27 November, 2009 pukul 10:21 pm

    di dalam alquan tidak ada yg namanya haram,akan tetapi kurang baik,misalnya;1. rokok; menggangu kesehatan[bisa menimbulkan kanker[kantong kering]
    2.miras;kalau sudah mabok nafsunya pasti [ingin ke puncak kenikmatan,menyesal kenapa badan tadi sehat kubuat loyo] lha…….akhirnya timbullah penyesalan. inilah baru aq setuju klu di namakan haram

  12. 18 m.desril 24 Maret, 2010 pukul 2:37 pm

    Assalammualaikum,

    Saya orang bodoh, barang kali yang saya sangat prihatin, yang jelas jelas saja sudah haram seperti Minuman keras dan sindikat maupun pemakai narkoba sulit untuk dihapuskan. masih banyak persoalan di Indonesia yang tidak selesai, misalnya minuman haram, yang di habisi cuma para pedagang kecil kecil saja, sedangkan pabrik dan inportirnya tidak pernah dihukum sampai berdampak Jera misalnya Hukum mati, apalagi para sindikat narkoba, itu lebih bahaya dari teroris, dapat merusak bangsa dan para generasi muda. ini jelas jelas Haram . maaf menurut hemat saya yang haram, yang halal dan yang makruh sudah jelas , jangan yang makruh dibikin haram, trus kemana nasib para pedagang rokok, pekerja di Pabrik rokok yang jumlahnya sangat banyak, apa pemerintah sangggup memberikan solusi untuk menampung pekerjaan lain dan menghidupi keluarga mereka, maaf kita sering kali membuat aturan yang kita sendiri tidak mampu memberikan solusi dari dampak peraturan itu. ambil contoh yang paling sederhana, dikota kota besar POLUSI kendaraan bermotor sudah sangat mengkuatirkan dan pencemaran udara yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat ( Penyakit radang paru paru akibat pencemaran udara ) Maaf bukan saya tidak mendukung fatwa rokok haram, tetapi cari dulu solusi kemana nasib para pedagang rokok dan pekerja pabrik rokok, kasian mereka. Saya sudah 8 tahun berhenti Merokok, dan sebelum ramai ramai fatwa rokok, saya selalu menganjurkan kepada teman teman untuk tidak merokok. Mohon responya. DAri Desril Bekasi

    • 19 kurotsuki 26 Januari, 2012 pukul 5:58 pm

      Pekerjaan?
      Ladang Tembakau bisa beralih fungsi menjadi ladang tanaman lain. Jadi yang ini clear yah?
      Buruh … bisa dibina agar lebih mandiri. Lahan yang tadinya untuk pabrik rokok bisa dialihkan untuk pabrik industri lain, yang nantinya akan kembali menyerap buruh tenaga kerja. Bisa clear ga yang ini?
      Polusi kendaraan bermotor, lah … dari dulu udah dibilang yang mampu, tolong pindah ke pertamax. Tapi ga ada yang mau. Kok nyalahin pemerintah? Salahin orang yang mampu tapi masih ngotot pakai premium yang masih pake timbal dong. Clear ga yang ini?
      Btw, … radang paru-paru karena polusi kendaraan bermotor sama bahayanya dengan kanker paru-paru karena polusi rokok. Anda ga boleh menganak tirikan satu sama lain.
      Tapi saya setuju dengan tindakan anda yang selalu menganjurkan teman untuk berhenti merokok. Pekerjaan besar selalu dimulai dari yang kecil. Dari diri kita sendiri. Keep up the good work :)

  13. 20 m.desril 24 Maret, 2010 pukul 3:32 pm

    Hukum yang jelas jelas haram bahkan beberapa Al-Kibab pun bayanyk yang menjelaskan tentang hukum haram seperti Perzinahan , masih banyak tempat protitusi dan perdagangan manusia yang dilindungi oleh bebbepara oknum, pengedaran narkoba, Penjudian terselubung, Praktek Aborsi, Peredaran minuman haram, pencurian uang negara, pencemaran udara, penebangan liar di hutan, pencurian hasil laut, para propokator untuk mengadu domba rakyat, dll. Masih banyak yang belum mampu diselesaikan, mari kita berfikir jernih kemana para pekerja Pabrik rokok dan pedagang rokok, apakah pemerintah sudah mampu untuk mengalih fungsikan mereka agar keluarga dan anak anaknya tidak kelaparan. Saya bukan tidak setuju fatwa rokok itu di undang undangkan tapi mari kita kita buat skla prioritas untuk membenahi dulu yang lebih langsung berdampak kepada kehidupan masyarakat, misalnya kebutuhan sembako yang semakin melambung harganya. aturan yang jelas terhadap penyalahgunaan wewenang, para koruptor, singdikat narkoba yang lebih kejam dari teroris dapat merusak generasi masa depan bangsa. sekali lagi mari kita renung ulang hal hal diatas,

  14. 21 adek 24 Maret, 2010 pukul 8:41 pm

    Saya pernah mencoba rokok (ssssttt)..
    Alhamdulilah Bapak saya yang perokok berat telah berhenti merokok 2 bulan ini.

  15. 22 faisal kholili 24 Maret, 2010 pukul 10:37 pm

    Assalamualaikum Wr.Wb.
    Saya tidak akan memberikan solusi tentang politik bisnis merokok yang sebentar lagi akan masuk kepada pasar global yang akan membangkrutkan perusahaan yang ada di negara tercinta ini,yang harus menjadi pemikiran bersama,karena mungkin rokok dari luar akan lebih murah dibandingkan dengan rokok produk indonesia.yang jadi bingung bagi saya tentang haramnya meroko itu telah menimbul
    kan guncingan dikalangan organisasi2 Islam yang mengarah kepada per
    pecahan umat.sedangkan yang sudah jelas hukum haramnya dari Al Qur’
    an dan Al hadis dibiarkan dan tidak ada pencarian solusi untuk penanggulangannya, seperti perzinahan dimana-mana malah dilokalisa sikan,miras,extasi yang sudah jelas mutlak haram tidak dipermasalah
    kan, ada apa gerangan, masih banyak perjuangan yang harus kita laksanakan, selamat berjuang.

    • 23 kurotsuki 26 Januari, 2012 pukul 6:02 pm

      Maap. Koreksi. Rokok dari luar lebih mahal dari di Indonesia. Di Amrik, harga rokok Marlboro merah per pak-nya 12 dolar. Setara dengan 100 ribu rupiah. Bandingkan dengan merek yang sama yang beredar di sini. Makanya itu para iblis pada kabur dari negara maju karena udah kehabisan mangsa. Mereka nyari ke negara berkembang, salah satunya Indonesia, karena masih bisa dikadalin ama mereka. Industri rokok = pembantaian masal yang dilegalkan. Tidakkah anda sadar bahwa dengan melonjaknya jumlah perokok melonjak pula kematian yang disebabkan oleh rokok?

  16. 24 mantra 24 Maret, 2010 pukul 11:31 pm

    Kakek saya Adalah petani tembakau yang jelas pastinya juga merokok, sedangkan ayah saya juga perokok berat, dan saya sekarang lebih berat lagi, yang menjadi persoalan saya tidak pernah mengalami ganguan fisik akibat merokok. dan ada terangga saya yang tidak merokok tapi meninggal dunia karena Rokok yaitu waktu berangkat ke pasar di Tabrak mobil box yang memuat Rokok.

    Yang perlu diketahui bahwa larangan merokok itu pada awalnya di besar-besarkan oleh pemerintah Amerika yang lebih detail lagi YAHUDI. masak MUI mau ngikut aturannya Yahudi, padahal larangan itu jelas ada dampak positif yang didapat oleh Amerika.

    • 25 kurotsuki 26 Januari, 2012 pukul 6:08 pm

      Berarti anda beruntung. Cuma itu. Karena banyak dikalangan perokok yang menyesal karena telah merokok. Dimana penyesalan mereka sering terlambat karena sudah terlanjur kena kanker paru-paru.

      Kalau ada orang yang kuat mengkonsumsi narkoba tanpa teler dan tetap sehat secara akal, apakah anda bisa mengatakan narkoba jadi halal? ngga kan? Apakah karena ada orang yang kuat minum miras tanpa mabok, lantas miras jadi halal? ngga kan?

      Dan jangan karena larangan rokok dari Amrik lantas anda mengatakan itu YAHUDI. Anda tau ngga internet itu bikinan Amrik? Anda tau ngga kalau sekarang mayoritas pusat server internet masih di Amrik? Dan ada menggunakan internet. Berarti anda ikut-ikutan YAHUDI dong? Tolong jangan mengait-ngaitkan sesuatu yang udah jelas ga ada kaitannya. OK :)

  17. 26 rush 25 Maret, 2010 pukul 2:43 am

    Untuk Menentukan Halal atau Haram harus Berdasarkan Alqur’an. jangan hanya berdasarkan pemikiran manusia yang serba terbatas.

  18. 28 Purwanto 25 Maret, 2010 pukul 7:53 am

    Saya pernah jadi perokok, istilah jawanya..rokok lintingan sendiri, tembakau “impor” atau lokal, keretek atau putih, menthol atau tidak okey saja..yang penting saat itu bisa merokok. Alhamdulillah sejak 10 thn yl sudah berhenti dan anak tidak ada yang suka merokok..semoga utk seterusnya, memang berat untuk meninggalkan merokok, ada saja gangguannya. Ceritanya pada saat itu kantor tempat bekerja pindah gedung dengan peraturan tidak boleh merokok diruang kerja, sehingga setiap ingin merokok harus turun-naik lift keruang lobby, dan mengganggu jam kerja, lama kelamaan jumlah rokok berkurang saat bekerja karena harus turun-naik, memang saat itu saya harus mengunyah sesuatu yang dapat menghilangkan rasa masam dimulut karena tidak merokok, dan pada saat bulan puasa, ternyata banyak hikmahnya, selain beribadah ternyata bisa mengurangi dan bahkan dapat menghindari merokok. Saya hanya bisa menghimbau kepada yang masih merokok..hargailah orang lain yang tidak merokok dengan tidak merokok ditempat umum.

  19. 29 arie 25 Maret, 2010 pukul 9:39 am

    kenapa banyak orang menganggap rokok itu haram?
    kenapa prostitusi dibiarkan,,mana yang akan merusak moral bangsa?masih banyak yang lebih penting yang harus diselesaikan seperti korupsi,PSK, PKL, dll…kenapa hal sepele perlu dibesar-besarkan?klo anda tidak merokok y tidak usah membuat fatwa haram rokok, rokok tuh makruh bukan haram.selain itu cukai rokok adalah salah satu pemasukan negara..

    • 30 kurotsuki 26 Januari, 2012 pukul 6:12 pm

      Meningkatnya kematian hingga 4 kali lipat dalam kurun waktu 4 tahun yang diakibatkan oleh rokok bukan hal yang sepele bung. Prostitusi merusak moral bangsa. Korupsi merusak keuangan Negara. Rokok merusak jasad bangsa. Nuff said. Semua perlu perhatian serius. Cukai rokok memang salah satu pemasukan negara. Tapi apakah sebanding dengan biaya pengobatan kanker paru-paru yang makin banyak terjadi akibat rokok? Saya rasa tidak.

  20. 31 samantha 22 April, 2010 pukul 8:33 pm

    Saya baru punya baby 1.5bulan dan selalu selisih dengan suami perihal asap rokok.
    suami mendukung dengan tidak merokok di depan kami, akan tetapi setiap kali, dia pulang dg tubuh berbau rokok. Lingkungan suami juga perokok.Seringkali dia menutupi bau rokok di mulutnya dg permen.
    setiap kali juga dia akan mencium/ memeluk anak kami dengan pakaian yang berbau rokok tersebut ,dan menolak untuk berganti pakaian dahulu, karena dia bersikukuh kalau tidak ada bahaya asap rokok yang menempel dalam pakaiannya, dan tidak apa2 jika bayi terexpos dengan itu.

    Mohon jika ada yang punya artikel tentang paparan asap rokok ( residu asap rokok ) di pakaian dsb bisa dipost.
    karena malam ini kami kembali bertengkar besar.

    terima kasih banyak
    ibu yang frustasi.

  21. 32 syahrizul 1 Mei, 2010 pukul 10:38 am

    Akibat negatif rokok, telah dibuktikan secara ilmiah…..jangan hanya karena selera pribadi kemudian kita menentang keharaman merokok. Akui saja kalau kita tidak mampu meninggalkan rokok.. tak usah mencari pembenaran yang membuat kita semakin terlihat blo’on…satu hal lagi jangan merokok di tempat umum…

  22. 33 syahrizul 1 Mei, 2010 pukul 10:41 am

    Oh…iya untuk menentukan haram atau tidak suatu masalah bukan hanya dari al-qur’an dan hadits tetapi boleh juga melalui ijtihad (kajian yang dilakukan secara komprehensif oleh orang yang berkompeten)

  23. 34 boby 30 Mei, 2010 pukul 4:10 pm

    apapun komentar itu sah-sah saja, yang terpenting adalah tindakan,orang indonesia sudah masuk kategori orang yang paling canggih berkomentar, tapi sangat bodoh no 5 di dunia.
    apa tindakan kita untuk memulai menghentikan dan program apa yang bisa dijalankan.
    bagi para terapis,orang yang punya kemampuan untuk menyadarkan akibat rokok mari kita kerjakan dan ajarkan supaya tujuan ini terlaksana.perokok indonesia ada 200 jt. bagaimana bisa menghentikan,
    yang punya keahlian mohon ajarkan kepada yang mau belajar.saya yakin pelan2 berkurang pecandu rokok ini.
    kita ajarkan ke 100 orang pertama selanjutnya orang 100 mengajarkan lagi ke 100 orang dalam 1 tahun yang dapat mengaar sudah jutaan….nah itu dapat sebagai solusi..
    MOHON PERHATIANNYA PADA YANG MERASA BISA AJARKAN SEMBARI BERAMAL DAN BERIBADAH.DENGAN IKLAS.
    SAYA PENDAFTAR PERTAMA BOBBY 081335491699.
    MAKASIH

  24. 35 cyphut 1 Juni, 2010 pukul 11:17 am

    Ada satu cara lagi untuk terapi berhenti merokok secara bertahap, yaitu dgn menggunakan ROKOK ELEKTRIK, cara penggunaan seperti rokok tapi elektrik dan tidak terdapat zat2 kimia yang membahayakan. Jadi selama proses terapi tetap merasakan gaya merokok yg sama… tetapi lebih sehat, lebih bersih karena tidak ada puntung dan abu rokok, tidak membahayakan org sekitar karena tidak berbau.
    Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi 021-99677834…. Thx.

  25. 36 sambas 15 Mei, 2011 pukul 8:15 pm

    mari kita memulai hidup yg singkat ini menjadi lebih bermutu dan menyikapinya dengan bijak dengan hidup sehat tanpa rokok dengan harapan dengan hidup sehat lingkungan sekitar kita menjadi lingkungan yang sehat

  26. 37 riyo hermawan 22 November, 2011 pukul 12:19 pm

    wah ini lagi yah. lagi2 kembali ke pribadi masing2 aja. Yg merokok harus menghargai yang tidak merokok. Yang tidak merokok pun begitu pula sebaliknya. Lagi pula kalau mau di boikot iklannya, tutup pabriknya. Otomatis akan terjadi Pengangguran yang Massive. Untuk mencari solusinya tidak mudah. Tidak sederhana. Misal kalau sampai suatu saat ini terjadi. Pasti akan terjadi banyak pergolakan sosial dimana mana. KAcau balau. Gonjang ganjing sana sini. Gimana? Pemerintah dan rakyat sekalian siap ini semua terjadi? Terima Kasih.

  27. 38 aans 7 Maret, 2013 pukul 1:41 pm

    Solusi saat ini menurut saya ada sebuah tehnik sederhana namun powerfull yaitu dengan tekhnik SEFT. SEFT adalah sebuah tekhnik yang menurut pengalaman saya sangat mudah dipelajari dan hasilnya sangat luar biasa, hanya dalam waktu 5 menit seorang perokok berat sekalipun biasanya akan kapok dan tidak mau merokok lagi dikarenakan rasa rokoknya tidak lagi mengenakkan alias pahit dan buat muntah muntah si perokok. saya bisa kok mengajarkannya kepada teman-teman. saya saya juga membuat blog untuk saling bertukar informasi, beberapa artikel saya juga mengcopy dr web ini. semoga sang penulis tidak keberatan untuk saya copas di web saya ya…


  1. 1 AKU BISA BERHENTI MEROKOK ? « Ustadchandra's Blog Lacak balik pada 16 Desember, 2009 pukul 5:34 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Google Translate
Choose your language :

Pasang atau Cetak Banner ini ? Sebarkan…

Klik disini

Masukkan Email anda untuk berlangganan

Bergabunglah dengan 97 pengikut lainnya.

Kultwit

NASIONALISME PALSU PARA KAPITALIS ROKOK | http://chirpstory.com/li/79399

REAKSI MAHASISWA/I TERHADAP ACARA DJARUM FOUNDATION DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH | http://chirpstory.com/li/793409

Kategori

Diperbolehkan mengutip dan menyebarluaskan isi blog ini tanpa izin dari pemilik blog dengan tetap mencantumkan sumbernya.

Admin :
+62-852-773-22056




jakarta bebas rokok


jakarta bebas rokok


green radio jakarta


kawasan dilarang merokok




RSS Google News

  • 6 Organ yang Paling Rusak karena Rokok - KOMPAS.com 31 Juli, 2014
    KOMPAS.com6 Organ yang Paling Rusak karena RokokKOMPAS.comKOMPAS.com — Dampak merokok yang langsung dirasakan yaitu batuk, tubuh bau asap rokok, hingga dinding rumah yang kekuningan karena terlalu sering terpapar asap rokok. Namun, sebenarnya konsekuensi yang paling besar dari merokok adalah ...and more »
  • Konsumsi Rokok Tetap Tinggi - Jambi Independent Online 31 Juli, 2014
    Jambi Independent OnlineKonsumsi Rokok Tetap TinggiJambi Independent OnlineJAKARTA - Periode puasa sepertinya tidak banyak berpengaruh pada tingkat konsumsi rokok di Indonesia. Direktur Penerimaan dan Peraturan Bea Cukai Kementerian Keuangan Susiwijono Moegiarso mengatakan, tren konsumsi rokok bisa dilihat dari ...
  • Produsen Rokok Masih Membangkang - Poskotanews 29 Juli, 2014
    PoskotanewsProdusen Rokok Masih MembangkangPoskotanewsJAKARTA (Pos Kota) – Meski batas akhir 24 Juli 2014, banyak industri rokok yang masih membangkang. Mereka belum memasang gambar peringatan terhadap bahaya merokok pada kemasan atau pembungkus. “Saat ini baru 15 persen. 85 persen lagi ...
  • Gara-gara Rokok Sebatang, Pria di Inhil Ini Tega Tikam Bocah ... - GoRiau 30 Juli, 2014
    GoRiauGara-gara Rokok Sebatang, Pria di Inhil Ini Tega Tikam Bocah ...GoRiauTEMBILAHAN, GORIAU.COM - Niat menikmati lebaran bersama teman sebaya berujung malapetaka bagi bocah dibawah umur Bayu Anggara Putra (15), seorang warga Concong Luar Kecamatan Concong Indragiri Hilir (Inhil). Pasalnya ketika tengah asik ...
  • BNN: Shisha Lebih Berbahaya Daripada Rokok - Tribunnews 22 Juli, 2014
    Suara PembaruanBNN: Shisha Lebih Berbahaya Daripada RokokTribunnewsTRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali menyatakan kecanduan rokok berasal dari Arab atau "Shisha" yang diduga mengandung narkoba lebih berbahaya 400-450 kali lipat daripada rokok. "Shisha tidak termasuk ...BNN: "Shisha" Lebih Berbahaya […]
  • Karina Salim Dukung Gambar Seram di Bungkus Rokok - Okezone 27 Juli, 2014
    Karina Salim Dukung Gambar Seram di Bungkus RokokOkezoneMULAI 24 Juni 2014, Pemerintah mengharuskan perusahaan rokok untuk mencantumkan peringatan bahaya merokok bagi kesehatan dengan gambar yang menyeramkan pada bungkusnya. Langkah inisiatif tersebut memperoleh banyak dukungan, salah ...
  • Inilah Aturan Baru Bagi Industri Rokok - Inilah.com 26 Juli, 2014
    Inilah.comInilah Aturan Baru Bagi Industri RokokInilah.comKemenperin untuk terus melakukan pengembangan terhadap industri rokok nasional, dengan tidak mengabaikan faktor dampak kesehatan. Langkahnya dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 64/M-IND/PER/7/2014 ...Permen terbitkan regulasi kendali industri rokokWaspada Online (Bl […]
  • Vonis US$23,6 miliar untuk perusahaan rokok - BBCIndonesia.com 20 Juli, 2014
    Metro TV NewsVonis US$23,6 miliar untuk perusahaan rokokBBCIndonesia.comSebuah pengadilan di Amerika Serikat memerintahkan perusahaan rokok terbesar kedua di negara itu membayar US$23,6 miliar atau sekitar Rp236 triliun kepada istri dari seorang perokok yang meninggal karena kanker paru. Cynthia Robinson menggugat ...Gugat Perusahaan Rokok, Menangkan Rp 267 […]
  • Ada Gambar Seram di Bungkus, Ini Tanggapan Produsen Rokok - Liputan6.com 2 Juli, 2014
    Liputan6.comAda Gambar Seram di Bungkus, Ini Tanggapan Produsen RokokLiputan6.comLiputan6.com, Jakarta - Menyusul kebijakan yang mewajibkan memasang gambar seram pada bungkus rokok yang mulai berlaku pada 25 Juni 2014, produsen rokok mengaku belum bisa memastikan dampak kebijakan tersebut terhadap penjualan rokok ...Bungkus Rokok Bergambar Seram Menyasar Pem […]
  • Kisah Gadis Penjual Rokok Naik Status Jadi Ratu Spanyol - Liputan6.com 17 Juli, 2014
    Liputan6.comKisah Gadis Penjual Rokok Naik Status Jadi Ratu SpanyolLiputan6.comLayaknya gadis pada umumnya, Letizia menjalani pekerjaan sambilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seperti menjual rokok yang dilakukannya kala itu. Entah siapa yang mengabadikannya, foto-foto Letizia yang sedang menjajakan rokok pun kini ...Ratu Spanyol Ternyata Pernah Jadi […]

Rank

Stats

  • 366,294 Visitors

Visitors


counter
teukufarhan.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 97 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: