Arsip untuk Februari, 2009

Rokok dan Individualisme


A student holds a placard during an anti-tobacco awareness campaign on the eve of World No Tobacco Day in Mumbai May 30, 2008. World No Tobacco Day will be observed globally on May 31, 2008. Photo By Reuter-Daylife.com

Oleh : Teuku Farhan Alian, S.Kom

Rokok tidak hanya berdampak kepada kesehatan perokok dan orang-orang disekeliling perokok yang bukan perokok yang terkadang harus “rela” menjadi “perokok” (red.perokok pasif) karena sikap individualis yang dipamerkan sebagian perokok, namun lebih luas lagi, rokok telah merubah pola pikir dan mendorong masyarakat menjadi masyarakat yang individualis. Tengok saja, ketika anda menggunakan transportasi umum, mengunjungi warung kopi, swalayan dan hampir semua tempat umum tidak luput dari asap rokok yang bergentayangan mencari mangsa. Ini membuktikan, sikap Individualis atau lebih mementingkan kepuasan pribadi tanpa menghiraukan dampaknya terhadap orang lain telah tertanam di dalam karakter pribadi seorang perokok. Dalam data-data statistik kesehatan, anda akan temukan bahwa mayoritas perokok berasal dari kalangan miskin dan menengah ke bawah,
Lanjutkan membaca ‘Rokok dan Individualisme’

Iklan

Fatwa Haram Rokok Perlu Didukung

By Republika Newsroom
Jumat, 30 Januari 2009 pukul 18:22:00

YOGYAKARTA — Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan rokok yang bagi anak-anak, ibu hamil, dan di tempat umum perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya kira wajar jika merokok dianggap haram karena kebiasaan itu dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bondan Agus Suryanto di Kepatihan Yogyakarta, Jumat.

Ia mengatakan, berbagai penelitian ilmiah membuktikan merokok dapat merugikan kesehatan tidak saja bagi perokok aktif tetapi juga orang yang berada di sekitar perokok atau yang biasa disebut perokok pasif.

Lanjutkan membaca ‘Fatwa Haram Rokok Perlu Didukung’

Fatwa Haram Merokok Agar Diterapkan di Sekolah

By Republika Newsroom
Rabu, 28 Januari 2009 pukul 15:42:00

GRESIK– DPRD Gresik meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) setempat untuk menindaklanjuti fatwa MUI mengenai haram merokok bagi anak-anak di lingkungan sekolah. Karena rokok telah menjangkiti hampir 40 persen lebih pelajar SMA dan bahkan siswa SMP di Gresik

“Lingkungan pendidikan utamanya SMP dan SMA harus menempelkan tulisan atau larangan merokok kepada anak didiknya. Karena sedikitnya ada 40 persen lebih pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Gresik sudah menjadi perokok aktif,” terang Wakil Ketua DPRD Gresik Munawai (28/1)

Menanggapi banyaknya kalangan ulama yang menolak fatwa tersebut, anggota DPRD yang mencalonkan kembali menjadi caleg ini menjelaskan, ditelorkanya fatwa tersebut karena sudah berbagai pertimbangan dari sudut pandang agama maupun perilaku masyarakat.

“Fatwa kan hanya bersifat himbauan karena ada nilai-nilai sosial kemasyarakatan dan agama yang hilang. Kalau yang tidak sepakat mungkin Kyainya juga perokok berat,” kritik Munawi. Artinya lanjut dia, fatwa MUI secara formal bukan pengganti/lebih tinggi dari perda ‘larangan merokok’. “Apalagi sampai ada tudingan bahwa fatwa ini menjadi dasar.”

Lanjutkan membaca ‘Fatwa Haram Merokok Agar Diterapkan di Sekolah’

Rokok vs Ekonomi: Mitos dan Fakta


Mitos:

Industri rokok memberikan kontribusi pemasukan negara dengan jumlah besar.

Fakta:

Negara membayar biaya lebih besar untuk rokok dibanding dengan pemasukan yang diterimanya dari industri rokok. Penelitian dari World Bank telah membuktikan bahwa rokok merupakan kerugian mutlak bagi hampir seluruh negara. Pemasukan yang diterima negara dari industri rokok (pajak dan sebagainya) mungkin saja berjumlah besar, tapi kerugian langsung dan tidak langsung yang disebabkan konsumsi rokok jauh lebih besar.
Biaya tinggi harus dikeluarkan untuk membayar biaya penyembuhan penyakit yang disebabkan oleh rokok, absen dari bekerja, hilangnya produktifitas dan pemasukan, kematian prematur, dan juga membuat orang menjadi miskin lebih lama karena mereka menghabiskan uangnya untuk membeli rokok.
Biaya besar lainnya yang tidak mudah untuk dijabarkan termasuk berkurangnya kualitas hidup para perokok dan mereka yang menjadi perokok pasif. Selain itu penderitaan juga bagi mereka yang harus kehilangan orang yang dicintainya karena merokok. Semua ini merupakan biaya tinggi yang harus ditanggung.
Mitos:

Mengurangi konsumsi rokok merupakan isu yang hanya bisa diatasi oleh negara-negara kaya.

Lanjutkan membaca ‘Rokok vs Ekonomi: Mitos dan Fakta’

Pajak Rokok Vs Kerugian Negara Akibat Rokok

Kapanlagi.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Komite Nasional Penanggulangan Masalah Merokok (Komnas PMM) menyatakan perang terhadap rokok bersamaan dengan hari tanpa tembakau sedunia yang jatuh pada hari Selasa (31/5).
“Kami mendorong agar profesi kesehatan turut berperan aktif dalam perang terhadap tembakau,” kata Ketua Komnas PMM Prof Dr Faried Anfasa Moeloek, di Jakarta, Senin.

Mantan Menteri Kesehatan itu juga mengatakan bahwa walaupun dampak buruk dari penggunaan rokok sudah lama diketahui para profesional kesehatan, namun belum ada upaya sistematik dan terus menerus untuk mengurangi perilaku tersebut.

Lanjutkan membaca ‘Pajak Rokok Vs Kerugian Negara Akibat Rokok’

WHO: 2015, Rokok Menjadi Pembunuh Nomor Satu

Merokok diprediksi akan menjadi kebiasaan yang paling berbahaya bagi
kesehatan karena akan membunuh lebih dari 6,4 juta orang setiap tahunnya mulai tahun 2015, ujar WHO

Hidayatullah.com–Hasil penelitian yang diumumkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), Selasa (28/11). Jumlah kematian akibat rokok dan penyakit yang diakibatkan rokok itu, bahkan mengungguli kematian akibat penyebaran virus HIV/AIDS.

“Merokok meningkatkan penyebaran penyakit seperti kanker dan serangan jantung yang prosentasenya 50 persen lebih tinggi dari pada serangan HIV/AIDS,” demikian laporan WHO kepada The Seattle Times.

Meski begitu HIV/AIDS akan tetap menjadi epidemi terbesar yang
diperkirakan banyak terjadi di negara berpandapatan rendah dan menengah. WHO juga mengelompokkan 10 penyakit paling mematikan yang dimulai pada 2015 sampai 2030.

“Pada tahun 2015, penyakit yang menjadi pembunuh nomor satu di dunia adalah yang disebabkan rokok dan berperan atas 10 persen kematian di seluruh dunia,” tambah Colin Mathers, salah satu anggota proyek penelitian WHO dalam Public Library of Science Medicine (PLoS Medicine).

Lanjutkan membaca ‘WHO: 2015, Rokok Menjadi Pembunuh Nomor Satu’

Ari Wibowo: Rokok adalah Narkoba yang Dilegalkan

Selasa, 27 Januari 2009 – 14:57 wib
Elang Riki Yanuar – Okezone

JAKARTA – Ari Wibowo termasuk orang yang mendukung penuh fatwa MUI bahwa rokok haram. Aktor ganteng ini beranggapan rokok adalah narkoba yang dilegalkan.

“Saya agak kurang setuju kalau rokok dibebaskan. Karena menurut saya rokok adalah narkoba yang dilegalkan. Selama ini sudah ada larangan merokok di mal, rumah sakit, dan tempat umum lainnya. Dengan adanya fatwa ini justru lebih bagus,” jelas Ari yang ditemui di Studio XXI, FX, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (27/1/2009).

Ari termasuk orang yang anti rokok dan narkoba. Kebetulan dia tergabung di Yayasan Cinta Anak Bangsa yang anti narkoba.

Lanjutkan membaca ‘Ari Wibowo: Rokok adalah Narkoba yang Dilegalkan’


Google Translate
Choose your language :

Pasang atau Cetak Banner ini ? Sebarkan…

Klik disini

Masukkan Email anda untuk berlangganan

Bergabunglah dengan 100 pengikut lainnya

Kultwit

NASIONALISME PALSU PARA KAPITALIS ROKOK | http://chirpstory.com/li/79399

REAKSI MAHASISWA/I TERHADAP ACARA DJARUM FOUNDATION DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH | http://chirpstory.com/li/793409

Terkini

Kategori

Diperbolehkan mengutip dan menyebarluaskan isi blog ini tanpa izin dari pemilik blog dengan tetap mencantumkan sumbernya.

Admin :
+62-852-773-22056



jakarta bebas rokok

jakarta bebas rokok

green radio jakarta

kawasan dilarang merokok



RSS Google News

  • This RSS feed URL is deprecated 19 September, 2018
    This RSS feed URL is deprecated, please update. New URLs can be found in the footers at https://news.google.com/news
  • Dikritik, uang pajak rokok untuk atasi defisit anggaran BPJS ... - BBC Indonesia 18 September, 2018
    BBC IndonesiaDikritik, uang pajak rokok untuk atasi defisit anggaran BPJS ...BBC IndonesiaPengurus Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Widyastuti Soerojo, menyebut kebijakan pemerintah mengalihkan pajak rokok daerah untuk menutup defisit anggaran BPJS kontradiktif. Bukannya mencegah produksi dan konsumsi rokok, kata ...Perpres Cukai Rokok Penambal De […]
  • Jokowi Sebut Pemda Setuju Cukai Rokok Digunakan untuk Tutup ... - KOMPAS.com 19 September, 2018
    KOMPAS.comJokowi Sebut Pemda Setuju Cukai Rokok Digunakan untuk Tutup ...KOMPAS.comDalam ketentuan Perpres yang baru itu, disebutkan bahwa pendapatan negara dari cukai rokok itu dipotong 50 persen. Sebagian tetap didistribusikan ke pemerintah kota/ kabupaten melalui DBHCHT. Sebagian lagi digunakan untuk menutupi defisit BPJS ...Pajak Rokok Selamatkan Keuanga […]
  • #CrazyRichSurabayan yang Satu Ini Kaya dari Bisnis Rokok - Detikcom (Siaran Pers) 19 September, 2018
    Detikcom (Siaran Pers)#CrazyRichSurabayan yang Satu Ini Kaya dari Bisnis RokokDetikcom (Siaran Pers)Jakarta - Bos Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo merupakan orang terkaya nomor 3 di Indonesia versi majalah Forbes tahun 2017. Gudang Garam kini merupakan salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang berasal dari Kediri, Jawa Timur.
  • [Cek Fakta] Rokok Ganja Mulai Beredar di Indonesia? - Liputan6.com - Liputan6.com 19 September, 2018
    Liputan6.com[Cek Fakta] Rokok Ganja Mulai Beredar di Indonesia? - Liputan6.comLiputan6.comFoto rokok yang diduga terbuat dari ganja viral di media sosial. Benarkah kabar tersebut?[Cek Fakta] Rokok Ganja Mulai Beredar di Indonesia? - Info Menarik ...info terbaru (Blog)2 artikel berita sekaligus »
  • KPL Polresta Banjarmasin Sita 744 Ribu Batang Rokok Tak ... - Banjarmasin Post 19 September, 2018
    Banjarmasin PostKPL Polresta Banjarmasin Sita 744 Ribu Batang Rokok Tak ...Banjarmasin PostBANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Laut atau KPL Polresta Banjarmasin mengamankan menyita 93 kardus rokok merk Merah Delima tanpa dilekati pita cukai dengan total 744.000 batang rokok, Selasa ...
  • Cukai Rokok Bisa Tutup Defisit BPJS, Anggota III BPK RI: Jangan ... - Tribunnews 19 September, 2018
    TribunnewsCukai Rokok Bisa Tutup Defisit BPJS, Anggota III BPK RI: Jangan ...TribunnewsTRIBUNNEWS.COM - Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Achsanul Qosasi memberikan tanggapan terkait Peraturan Presiden (Perpres) tentang pemanfaatan cukai rokok untuk menutup defisit keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ...dan lainnya »
  • BKF: Simplifikasi cukai untuk tingkatkan kepatuhan industri rokok - Kontan 19 September, 2018
    KontanBKF: Simplifikasi cukai untuk tingkatkan kepatuhan industri rokokKontanKONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, menyatakan pemerintah mengeluarkan kebijakan penyederhanaan atau simplifikasi struktur tarif cukai rokok untuk menciptakan kepatuhan di industri ...
  • Kemendagri Minta Ada Insentif untuk Daerah Setelah Cukai Rokok ... - Tribunnews 19 September, 2018
    TribunnewsKemendagri Minta Ada Insentif untuk Daerah Setelah Cukai Rokok ...TribunnewsDirektur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Soni Sumarsono mengatakan, ketika pendapatan asli daerah (PAD) berkurang karena sebagian cukai rokok, ...dan lainnya »
  • Cukai Rokok Tutupi Defisit Keuangan BPJS, Sudjiwo Tedjo ... - Tribunnews 19 September, 2018
    TribunnewsCukai Rokok Tutupi Defisit Keuangan BPJS, Sudjiwo Tedjo ...TribunnewsJokowi meneken Perpres Cukai Rokok demi mengatasi defisit keuangan BPJS Kesehatan, Sudjiwo Tedjo lantas menyebut perokok adalah pahlawan.Jokowi Teken Perpres Pajak Rokok untuk BPJS, Sudjiwo Tedjo ...Tribunnews Bogor3 artikel berita sekaligus »
  • Tak Cuma Plastik, Puntung Rokok Juga Mencemari Lautan - Liputan6.com 18 September, 2018
    Liputan6.comTak Cuma Plastik, Puntung Rokok Juga Mencemari LautanLiputan6.comMengutip Indiatimes pada Senin (17/9/2018), puntung rokok menjadi sampah terbesar yang dikumpulkan di seluruh pantai dunia selama 32 tahun terakhir. NBC News melaporkan, lebih dari 60 juta puntung rokok dikumpulkan selama waktu tersebut.

Rank

Stats

  • 410.269 Visitors

Visitors


counter
teukufarhan.com
Iklan