Fatwa Haram Rokok Perlu Didukung

By Republika Newsroom
Jumat, 30 Januari 2009 pukul 18:22:00

YOGYAKARTA — Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan rokok yang bagi anak-anak, ibu hamil, dan di tempat umum perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya kira wajar jika merokok dianggap haram karena kebiasaan itu dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bondan Agus Suryanto di Kepatihan Yogyakarta, Jumat.

Ia mengatakan, berbagai penelitian ilmiah membuktikan merokok dapat merugikan kesehatan tidak saja bagi perokok aktif tetapi juga orang yang berada di sekitar perokok atau yang biasa disebut perokok pasif.


Dampak negatif rokok bagi kesehatan, menurut dia, mendorong pemerintah di sejumlah negara meratifikasi konvensi tentang tembakau. Namun, sayangnya pemerintah Indonesia belum melakukan hal itu.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia diharapkan tidak perlu ragu untuk meratifikasi konvensi tembakau demi melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok.

Ia mengatakan, akibat buruk rokok bagi kesehatan masyarakat akan jauh lebih besar dari pada ancaman akibat diterbitkannya fatwa larangan merokok.

“Kebiasaan merokok dapat mengakibatkan penyakit paru obstruksi kronik yang menempati urutan keempat penyebab kematian di DIY,” katanya.

Sehubungan dengan hal itu, pemerintah daerah diharapkan dapat segera menindaklanjuti fatwa itu dengan memberlakukan peraturan daerah tentang pencemaran udara yang terkandung di dalamnya aturan merokok.

“Peraturan daerah sudah disahkan DPRD tinggal ditindaklanjuti dengan peraturan gubernur agar pemerintah kabupaten/kota bisa langsung merespons,” katanya.

Kendati fatwa haram rokok masih menimbulkan pro-kontra di tengah masyarakat,karena dinilai akan mematikan mereka yang mencari nafkah dari usaha pembuatan rokok serta ancaman defisit pemasukan pendapatan pemerintah dari pajak rokok, peraturan harus tetap ditegakkan.

“Dengan demikian, masyarakat yang tidak merokok dapat terlindungi dan terhindar dari bahaya asap rokok yang merugikan kesehatan,” katanya. – ant/ah

Iklan

15 Responses to “Fatwa Haram Rokok Perlu Didukung”


  1. 1 azzakky 5 Februari, 2009 pukul 7:34 pm

    SETUJUUUU……
    Tak ada tempat bagi rokok di dunia ini..

  2. 2 bungsandy 10 Mei, 2009 pukul 11:01 am

    Kalo Rokok SIN untuk kesehata seperti di http://www.rokok-super.com/?id=1155 apa haram juga ya …tapi yang sya rasakan setelah merokok SIN itu kesehatan saya meningkat drastis.karena rokok itu sudah lolos uji penelitian kesehatan dengan 17 macam kandungan bahan untuk kesehatan.bagus nya MUI merespon rokok shat tersebut apa benar atau cuma pura2..karena penyebarannya sekarang sudah keseluruh Indonesia…

    terimakasih

    SANDY- Palembang
    081373206541

  3. 3 ahmadi 25 Mei, 2009 pukul 4:05 pm

    saya rasa tida setuju tergantung dari kebutuhan ,sekarang banyak para ulama atau kyai sendiri yang merokok,saya kira perlu pemahaman yng lebih mendalam lagi.
    apakah pemerintah siap kehilangan masukan pajak terbesar dari rokok dan tembakau. makasih

  4. 4 arie 12 Agustus, 2009 pukul 3:48 pm

    setuju!!!!tiada kata lagi…kita harus setuju!!!!

  5. 5 liana firdaus 20 Oktober, 2009 pukul 9:30 pm

    bener banget gituloooh !! karna rokok aku bs sakit !!aku ga suka rokok !! aku benci pada orng yang lemah karna tertariknya mrka kpada rokok !! mrka PAYAH !!

    • 6 darwis 4 Juli, 2010 pukul 11:56 am

      memang betul katamu, akan tetapi dalam menetapkan hukum itu harus obyektif artinya tidak bisa mengikuti hawa nafsumu saja.
      kamu memang tidak suka rokok, tapi mayoritas dari mereka memandang bahwa rokok dapat membawa manfaat yang besar…
      tau ga’ banyak rakyat kecil yang kebutuhan hidupnya hanya tergantung pada rokok seperti penjual asongan, PKL, dll.
      coba bayangkan kalau orang tersebut adalah orang tuamu sendiri…

  6. 7 izwar idris 14 Desember, 2009 pukul 3:38 pm

    ada 8 alasan saya berhenti merokok:
    1. kesehatan (semua tahu);
    2. boros (bakar duit sia-sia, haram);
    3. diperbudak (jam 2 mlm cari warung demi rokok);
    4. menggangu org lain dg asap, apalagi cewek;
    5. tersisih (cari “smoking area’, kasiaaaan deh lo)
    6. kelas rumput (perokok umumnya warga kelas rumput)
    7. baju bau asap, mulut bau asbak, kasihan isteri kita;
    8. pengemis rokok (klu habis rokok cari kawan: ada rokok?)
    NGGAK ADA ORANG YG MARAH KRN KITA TDK MEROKOK………….ITu PASTI

  7. 8 ALEX 24 Maret, 2010 pukul 11:54 am

    Koreksi diri masing-masing, baik yang buat fatwa maupun untuk perokok itu sendiri

  8. 9 ALEX 24 Maret, 2010 pukul 11:55 am

    Koreksi diri masing-masing, baik yang buat fatwa maupun untuk perokok itu sendiri.
    oKEY..

  9. 10 Syarif 16 April, 2010 pukul 11:12 pm

    Mengapa lahir fatwa ulama pada masa lalu bahwa merokok itu MAKRUH? Karena rokok dianalogikan dengan ‘bawang’ yang makruh disebabkan bau mulut tidak sedap yang diakibatkan oleh bawang. Mengapa sekarang lahir fatwa ulama bahwa merokok itu HARAM? Karena dianalogikan dengan racun yang dapat membawa kematian. Pilahan hanya ada dua: makruh atau haram. Apakah termasuk pilihan bijak, bila kita mengekalkan diri pada perbuatan makruh?

  10. 11 KOPRAL JONO 27 April, 2010 pukul 10:15 am

    ROKOK TELAH MEMBUANG UANG KITA SEBANYAK 540 TRILYUN NGGAK PERCAYA :

    ANGGAP SATU HARI UANG UNTUK BELI ROKOK RP. 10.000
    SATU TAHUN (365 HARI) = Rp. 3.600.000,-

    STATISTIK PEROKOK DI INDONESIA 150.000.000 ORANG

    MAKA AKAN TERHIMPUN DANA KURANG LEBIH RP. 540.000.000.000.000,-

    WOW SEMENTARA PAJAK ROKOK CUMAN RP. 100.000.000.000.000,-

    APA KATA DUNIA !!!!!

  11. 12 darwis 4 Juli, 2010 pukul 11:49 am

    saya sangat menghargai fatwa muhammadiyah karena rokok memang membawa dampak negatif bagi yang mengkonsumsinya. namun sebelum menetapkan hukum, kita harus melihat kondisi negara kita dimana negara kita masih kacau dalam masalah ekonomi (banyak pengangguran), maka rokok tidak bisa dikatakan haram karena di dalam roko0k tersebut di samping ada madhorot yang dapat menimbulkan bahaya, ternyata diluar rokok terdapat maslahat yang sangat besar artinya terdapat suatu manfaat yang menyangkut orang banyak.
    hal ini saya menggunakan kaidah ” dimana untuk menghilangkan suatu kerusakan itu lebih di utamakan dari pada menarik kemaslahatan”.
    untuk itu, apabila negara kita sudah sejahtera maka saya sepakat kalau rokok itu secara mutlak harus dihukumi haram………!!!

  12. 13 Effendi 4 Oktober, 2010 pukul 3:46 pm

    Setiap perbuatan pasti masuk ke dalam kelompok :
    1. Mengerjakan kebaikan,
    2. Mengerjakan kejahatan
    3. Tidak mengerjakan apa-apa (?)

    Definisi Merokok adalah memasukkan asap rokok (yang terbukti mengandung banyak racun) ke dalam paru-paru sendiri dan orang yang berdekatan.

    Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. (QS; 99:7)

    Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula. (QS; 99: 8 )

    Kalau melihat ayat tsb berarti setiap kebaikan atau kejahatan sekecil apapun pasti ada balasannya,
    maka dengan merujuk ke QS 99 ayat 7 dan 8, seharusnya kita tahu merokok termasuk perbuatan kebaikan atau kejahatan (halal atau haram).

    Salam,
    Effendi

  13. 14 MASPUR 17 Desember, 2012 pukul 7:56 pm

    jangan berdebat mlulu payahh

  14. 15 wisdom man 81 26 Maret, 2015 pukul 11:05 am

    rokok haram rokok anjing , babi haram


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




Google Translate
Choose your language :

Pasang atau Cetak Banner ini ? Sebarkan…

Klik disini

Masukkan Email anda untuk berlangganan

Bergabunglah dengan 100 pengikut lainnya

Kultwit

NASIONALISME PALSU PARA KAPITALIS ROKOK | http://chirpstory.com/li/79399

REAKSI MAHASISWA/I TERHADAP ACARA DJARUM FOUNDATION DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH | http://chirpstory.com/li/793409

Terkini

Kategori

Diperbolehkan mengutip dan menyebarluaskan isi blog ini tanpa izin dari pemilik blog dengan tetap mencantumkan sumbernya.

Admin :
+62-852-773-22056



jakarta bebas rokok

jakarta bebas rokok

green radio jakarta

kawasan dilarang merokok



RSS Google News

  • This RSS feed URL is deprecated 19 September, 2018
    This RSS feed URL is deprecated, please update. New URLs can be found in the footers at https://news.google.com/news
  • Dikritik, uang pajak rokok untuk atasi defisit anggaran BPJS ... - BBC Indonesia 18 September, 2018
    BBC IndonesiaDikritik, uang pajak rokok untuk atasi defisit anggaran BPJS ...BBC IndonesiaPengurus Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Widyastuti Soerojo, menyebut kebijakan pemerintah mengalihkan pajak rokok daerah untuk menutup defisit anggaran BPJS kontradiktif. Bukannya mencegah produksi dan konsumsi rokok, kata ...Perpres Cukai Rokok Penambal De […]
  • Jokowi Sebut Pemda Setuju Cukai Rokok Digunakan untuk Tutup ... - KOMPAS.com 19 September, 2018
    KOMPAS.comJokowi Sebut Pemda Setuju Cukai Rokok Digunakan untuk Tutup ...KOMPAS.comDalam ketentuan Perpres yang baru itu, disebutkan bahwa pendapatan negara dari cukai rokok itu dipotong 50 persen. Sebagian tetap didistribusikan ke pemerintah kota/ kabupaten melalui DBHCHT. Sebagian lagi digunakan untuk menutupi defisit BPJS ...Pajak Rokok Selamatkan Keuanga […]
  • #CrazyRichSurabayan yang Satu Ini Kaya dari Bisnis Rokok - Detikcom (Siaran Pers) 19 September, 2018
    Detikcom (Siaran Pers)#CrazyRichSurabayan yang Satu Ini Kaya dari Bisnis RokokDetikcom (Siaran Pers)Jakarta - Bos Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo merupakan orang terkaya nomor 3 di Indonesia versi majalah Forbes tahun 2017. Gudang Garam kini merupakan salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang berasal dari Kediri, Jawa Timur.
  • [Cek Fakta] Rokok Ganja Mulai Beredar di Indonesia? - Liputan6.com - Liputan6.com 19 September, 2018
    Liputan6.com[Cek Fakta] Rokok Ganja Mulai Beredar di Indonesia? - Liputan6.comLiputan6.comFoto rokok yang diduga terbuat dari ganja viral di media sosial. Benarkah kabar tersebut?[Cek Fakta] Rokok Ganja Mulai Beredar di Indonesia? - Info Menarik ...info terbaru (Blog)2 artikel berita sekaligus »
  • KPL Polresta Banjarmasin Sita 744 Ribu Batang Rokok Tak ... - Banjarmasin Post 19 September, 2018
    Banjarmasin PostKPL Polresta Banjarmasin Sita 744 Ribu Batang Rokok Tak ...Banjarmasin PostBANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Laut atau KPL Polresta Banjarmasin mengamankan menyita 93 kardus rokok merk Merah Delima tanpa dilekati pita cukai dengan total 744.000 batang rokok, Selasa ...
  • Cukai Rokok Bisa Tutup Defisit BPJS, Anggota III BPK RI: Jangan ... - Tribunnews 19 September, 2018
    TribunnewsCukai Rokok Bisa Tutup Defisit BPJS, Anggota III BPK RI: Jangan ...TribunnewsTRIBUNNEWS.COM - Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Achsanul Qosasi memberikan tanggapan terkait Peraturan Presiden (Perpres) tentang pemanfaatan cukai rokok untuk menutup defisit keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ...dan lainnya »
  • BKF: Simplifikasi cukai untuk tingkatkan kepatuhan industri rokok - Kontan 19 September, 2018
    KontanBKF: Simplifikasi cukai untuk tingkatkan kepatuhan industri rokokKontanKONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, menyatakan pemerintah mengeluarkan kebijakan penyederhanaan atau simplifikasi struktur tarif cukai rokok untuk menciptakan kepatuhan di industri ...
  • Kemendagri Minta Ada Insentif untuk Daerah Setelah Cukai Rokok ... - Tribunnews 19 September, 2018
    TribunnewsKemendagri Minta Ada Insentif untuk Daerah Setelah Cukai Rokok ...TribunnewsDirektur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Soni Sumarsono mengatakan, ketika pendapatan asli daerah (PAD) berkurang karena sebagian cukai rokok, ...dan lainnya »
  • Cukai Rokok Tutupi Defisit Keuangan BPJS, Sudjiwo Tedjo ... - Tribunnews 19 September, 2018
    TribunnewsCukai Rokok Tutupi Defisit Keuangan BPJS, Sudjiwo Tedjo ...TribunnewsJokowi meneken Perpres Cukai Rokok demi mengatasi defisit keuangan BPJS Kesehatan, Sudjiwo Tedjo lantas menyebut perokok adalah pahlawan.Jokowi Teken Perpres Pajak Rokok untuk BPJS, Sudjiwo Tedjo ...Tribunnews Bogor3 artikel berita sekaligus »
  • Tak Cuma Plastik, Puntung Rokok Juga Mencemari Lautan - Liputan6.com 18 September, 2018
    Liputan6.comTak Cuma Plastik, Puntung Rokok Juga Mencemari LautanLiputan6.comMengutip Indiatimes pada Senin (17/9/2018), puntung rokok menjadi sampah terbesar yang dikumpulkan di seluruh pantai dunia selama 32 tahun terakhir. NBC News melaporkan, lebih dari 60 juta puntung rokok dikumpulkan selama waktu tersebut.

Rank

Stats

  • 410.269 Visitors

Visitors


counter
teukufarhan.com
Iklan

%d blogger menyukai ini: