Komnas Perlindungan Anak: Larangan Total Iklan Rokok Adalah Harga Mati


TEMPO Interaktif, Jakarta – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Perlindungan Anak) menyatakan pelarangan iklan rokok secara total melalui Rancangan Peraturan Pemerintah mengenai Tembakau (RPP Tembakau) adalah harga mati. Menurut penelitian yang mereka lakukan, iklan yang ditampilkan di media massa dan ruang publik secara signifikan mempengaruhi anak untuk merokok.

Sebelumnya Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia bertemu dengan Menteri Kehutanan Suswono dan meminta agar RPP Tembakau tidak melarang iklan rokok secara total. “Itu terlalu ekstrim,” ujar Ketua Umum AMTI Sudaryanto, Selasa (2/3).

“RPP Tembakau bertujuan melindungi golongan yang rentan terhadap pengaruh iklan rokok yaitu anak dan perempuan,” tulis Lisda Sundari dari Komnas Perlindungan Anak melalui surat elektronik kepada Tempo, Rabu (3/3).

Menurut Lisda, iklan rokok yang masif dan agresif terbukti meningkatkan jumlah anak perokok sehingga pembatasan saja tidak akan cukup.

Komnas Perlindungan Anak menuding pihak industri rokok memiliki agenda yang jelas untk menarik anak dan remaja menjadi perokok. “Remaja dari ini adalah calon pelanggan tetap hari esok karena mayoritas perokok mulai merokok di usia remaja,” sebut Lisda.

Menyoal perlindungan anak, Lisda menuntut AMTI untuk setuju dengan pelarangan iklan rokok secara menyeluruh. “Pelarangan iklan rokok tidak akan mengurangi konsumsi rokok karena para perokok sudah teradiksi dengan rokok.”

Dari segi perundang-undangan, Komnas Perlindungan Anak mengingatkan bahwa Konvensi PBB tentang hak anak dan Undang_undang Perlindungan Anak No 23 tahun 2003 mewajibkan negara menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak anak untuk hidup, tumbuh dan berkembang secara optimal. “Pasal 59 UU Perlindungan Anak secara tegas mewajibkan negara melindungi anak dari zat adiktif.”

Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia, dalam pandangan Komnas Perlindungan Anak, hanyalah gerakan yang menggunakan petani sebagai tameng. “Petani sendiri pada kenyataannya tidak memiliki posisi tawar yang lebih berimbang dengan industri rokok.”

Saat ini RPP Tembakau telah ditarik oleh Kementerian Kesehatan. Hal ini sejalan dengan tuntutan AMTI agar RPP Tembakau dibahas secara inter departemen dengan melibatkan semua pihak.

/ANTON WILLIAM

Rabu, 03 Maret 2010

Sumber : Tempo

3 Responses to “Komnas Perlindungan Anak: Larangan Total Iklan Rokok Adalah Harga Mati”


  1. 1 Damar 28 Oktober, 2011 pukul 7:20 am

    Tentunya melindungi yang rentan tidak dengan membatasi tetapi mengedukasi yang rentan itu. Yang diedukasi kan manusia yang berakal dan berasa (memiliki rasa) jadi ya jangan membodohi dan malah mengkondisikan mereka untuk terus bodoh lah…

  2. 2 Poedjo Oetomo 23 Desember, 2011 pukul 4:36 pm

    So what? kalau ada harga mati apa harga hidupnya? mendukung iklan air mineral? mendukung iklan minuman bersoda? mendukung iklan makan nasi atau apa?

  3. 3 viewcitypark 15 Juli, 2013 pukul 10:25 pm

    Kepada komnas Perlindungan Anak.

    Apakah bisa diupayakan rusun bebas asap rokok?
    Karena anak yg bertetangga dengan perokok berat dalam rusun yg rapat akan kebagian asap rokok yg masuk ke unit anak tersebut setiap waktunya.

    Dan, hal ini tentu sangat melanggar HAM anak tersbut.

    Bagaimana orang tua bisa melindungi anaknya dari asap rokok, apabila tetangganya perokok hebat dan asapnya setiap hari masuk ke kamarmandi dan kamar tidur anaknya?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Google Translate
Choose your language :

Pasang atau Cetak Banner ini ? Sebarkan…

Klik disini

Masukkan Email anda untuk berlangganan

Bergabunglah dengan 100 pengikut lainnya

Kultwit

NASIONALISME PALSU PARA KAPITALIS ROKOK | http://chirpstory.com/li/79399

REAKSI MAHASISWA/I TERHADAP ACARA DJARUM FOUNDATION DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH | http://chirpstory.com/li/793409

Terkini

Kategori

Diperbolehkan mengutip dan menyebarluaskan isi blog ini tanpa izin dari pemilik blog dengan tetap mencantumkan sumbernya.

Admin :
+62-852-773-22056



jakarta bebas rokok

jakarta bebas rokok

green radio jakarta

kawasan dilarang merokok



RSS Google News

  • Cuma Sebatang Rokok Sehari Tetap Bikin Cepat Mati - Health Liputan6.com 8 Desember, 2016
    Cuma Sebatang Rokok Sehari Tetap Bikin Cepat MatiHealth Liputan6.comBanyak orang berpikir seperti di atas: bahwa hanya mengisap sebatang rokok tidak memengaruhi kesehatan. Faktanya, meskipun hanya merokok sebatang saja tetap memperbesar kemungkinan cepat mati dibandingkan dengan yang tidak merokok.
  • Kawasan Tanpa Rokok, Fasilitas Umum Jadi Tantangan - Radar Banyumas 8 Desember, 2016
    Radar BanyumasKawasan Tanpa Rokok, Fasilitas Umum Jadi TantanganRadar BanyumasBerdasarkan Perda tentang KTR, fasum menjadi salah satu kawasan yang harus bebas kegiatan merokok, atau jual beli rokok. Adapun fasum yang masuk dalam KTR antara lain pasar, terminal, tempat wisata, hotel, halte, gedung pertemuan, pertokoan, ...KTR Segera Berlaku di SidrapRakyatku. […]
  • Pemusnahan Bergelombang, Dominan Rokok, Tembakau dan Miras - Sumatera Ekspres Online 8 Desember, 2016
    Pemusnahan Bergelombang, Dominan Rokok, Tembakau dan MirasSumatera Ekspres Online"Di wilayah Sumbagsel lebih banyak ke sitaan miras, rokok ilegal, tembakau iris, bibit dan seks toy. Sedangkan untuk beras dan bawang hampir tidak pernah," aku RR Devi Rahayu, Kasubag Humas Bea cukai Kanwil Sumbagsel, dibincangi disela-sela ...
  • Tentang Lokasi Pemasangan Iklan Rokok Dispenda dan Dinkes ... - Saibumi.com 8 Desember, 2016
    Saibumi.comTentang Lokasi Pemasangan Iklan Rokok Dispenda dan Dinkes ...Saibumi.comSaibumi.com, Gedongtataan - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran beda pendapat tentang penempatan banner iklan rokok yang terpasang di aeral tempat ibadah. Menurut Dispenda asal tidak di ...
  • VIDEO - Sehari Isap 30 Batang Rokok, Nenek Asal Nepal Ini Tetap ... - Surya 8 Desember, 2016
    SuryaVIDEO - Sehari Isap 30 Batang Rokok, Nenek Asal Nepal Ini Tetap ...SuryaDalam sehari, perempuan yang tinggal di kawasan perbukitan Nuwakot, Nepal ini, bisa merokok hingga 30 batang. Dikutip dari UPI.com, meski perokok berat, namun nenek Batuli ini adalah seorang yang aktif. "Bukan karena rokoknya. Anda akan meninggal ...
  • Pemkot Solo akan Terbitkan Perda Kawasan Tanpa Asap Rokok - Republika Online 6 Desember, 2016
    Republika OnlinePemkot Solo akan Terbitkan Perda Kawasan Tanpa Asap RokokRepublika OnlineREPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pemerintah Kota Solo tengah merencanakan untuk menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang kawasan tanpa asap rokok. Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsing mengatakan Pemkot Solo bermaksud ...dan lainnya »
  • Hasil Penelitian: Rokok Elektrik Memiliki Resiko Lebih Rendah Dari ... - Tribun Bali 6 Desember, 2016
    Tribun BaliHasil Penelitian: Rokok Elektrik Memiliki Resiko Lebih Rendah Dari ...Tribun BaliTRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Di tengah perkembangan zaman, kebiasaan merokok yang diketahui dapat mengancam kesehatan bahkan menyebabkan kematian seseorang. Kini mulai bergeser dengan hadirnya rokok elektrik atau yang sering disebut ...
  • Iklan Rokok Diminta Jangan Dipasang Dekat Sekolah - Republika Online 5 Desember, 2016
    Republika OnlineIklan Rokok Diminta Jangan Dipasang Dekat SekolahRepublika Online"Jika ingin mencegah anak menjadi perokok pemula, perusahaan rokok harus berhenti mengiklankan produknya, tidak cukup hanya dengan menempel stiker 18+," kata Ketua Lentera Anak Lisda Sundari dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (4/12).
  • 10 Hisapan Rokok Elektrik Sudah Bisa Rusak Jantung - Health Liputan6.com 5 Desember, 2016
    10 Hisapan Rokok Elektrik Sudah Bisa Rusak JantungHealth Liputan6.comPaparan yang sangat singkat pada uap rokok elektrik tersebut, menunjukkan dampak pada integritas pembuluh darah yang mengarah ke aterosklerosis di masa depan, atau lebih dikenal sebagai pengerasan arteri. Bahkan tingkat EPC tersebut baru bisa ...dan lainnya »
  • Sulitnya Menembus Pasar Rokok China - Swa 7 Desember, 2016
    SwaSulitnya Menembus Pasar Rokok ChinaSwaDengan jumlah penduduknya yang besar, China menjadi pasar rokok terbesar di dunia. Bayangkan, 43% rokok dunia habis dibakar di Negeri Tirai Bambu. Meski begitu, tidak sembarang perusahaan bisa ikut menikmati kue yang menjanjikan tersebut.dan lainnya »

Rank

Stats

  • 394,958 Visitors

Visitors


counter
teukufarhan.com

%d blogger menyukai ini: