Selandia Baru Akan Jadi Negara Bebas Rokok?

WELLINGTON, KOMPAS.com — Restoran, kantor, bar, taman, dan bahkan kampus bebas asap rokok sudah lama ada. Namun, negara bebas asap rokok?

Pemerintah Selandia Baru kini semakin menggencet para perokok, lebih dari sebelumnya, dengan mengumumkan kenaikan pajak tembakau sebesar 40 persen selama empat tahun ke depan. Harga rokok di negara itu sudah termasuk yang tertinggi di dunia. Pada 2016, negara itu akan mematok harga rokok secara rata-rata sebesar Rp 133.000 sebungkus.

 

Para pejabat berharap pajak yang lebih tinggi dan pembatasan baru tersebut bisa membawa negara berpenduduk 4,4 juta itu bebas asap rokok pada 2012, sesuai dengan ikrar yang baru dicanangkan.

Sejumlah negara lain memuji gagasan untuk mencoba menyapih rakyat dari tembakau, tetapi hanya sedikit, jika itu ada, yang bersedia untuk menentukan tenggat waktu terhadap hal tersebut. Para pejabat kesehatan Selandia Baru sangat serius. Mereka baru-baru ini mempertimbangkan untuk menaikkan harga sebungkus rokok menjadi sekitar Rp 700.000. Meski gagasan itu ditolak, ada langkah lain, yaitu yang akan memaksa pengecer untuk menyembunyikan rokok di bawah meja ketimbang menempatkannya di tempat pajangan, yang akan berlaku efektif mulai Juli.

Jumlah perokok di kalangan orang dewasa Selandia Baru telah turun dari sekitar 30 persen pada 1986 menjadi sekitar 20 persen saat ini. Penjualan rokok anjlok lebih tajam. Hal itu menunjukkan bahwa bahkan orang yang belum berhenti merokok tidak mau lagi membeli rokok karena harga yang tinggi.

Para perokok tidak senang dengan harga yang akan semakin tinggi. Chris Hobman, seorang warga, mengatakan, harga itu “mengerikan” dan bisa mendorong sejumlah orang yang berpenghasilan rendah melakukan kejahatan guna mendukung kebiasaan mereka. Dia mengatakan, pemerintah perlu memberikan lebih banyak dukungan dan alternatif bagi para perokok jika serius untuk membuat mereka berhenti merokok.

Warga Wellington, Hayley Mauriohooho, yang telah merokok selama sekitar 20 tahun, mengatakan, meskipun akan baik jika semakin banyak orang berhenti merokok, pajak yang lebih tinggi tidak akan menghentikannya. “Cukup konyol bagi pemerintah untuk berkonsentrasi pada masalah itu,” kata perempuan itu seperti dikutip The Telegraph, Jumat (25/5/2012). “Mereka punya sejumlah hal besar lain yang perlu dikhawatirkan.”

Masyarakat Kanker Selandia Baru menanggapi pengumuman tersebut dengan mengirimkan siaran pers berjudul “Thumbs Up!”.

Michael Calhoun, juru bicara kelompok lobi antimerokok ASH, mengatakan, fakta bahwa banyak perokok berpenghasilan rendah akan melihat kenaikan pajak itu sebagai hal yang akan memaksa mereka untuk mengurangi atau berhenti sama sekali karena mereka tidak lagi mampu membiayai kebiasaannya.

Sementara perusahaan rokok British American Tobacco cabang Selandia Baru mengatakan, kenaikan pajak itu akan memaksa konsumen beralih ke pasar gelap. “Permintaan konsumen jauh lebih baik dilayani perusahaan yang legal ketimbang oleh operator ilegal yang pasti akan tumbuh begitu pemerintah membuat mereka semakin sulit untuk membeli produk pilihannya,” tulis Susan Jones, kepala urusan korporasi dan regulasi perusahaan itu dalam sebuah e-mail.

Sejauh ini, para pejabat Selandia Baru hanya melihat beberapa kasus penjualan ilegal tembakau.

Data statistik para perokok di negara Pasifik Selatan itu hampir sama dengan yang ada di negara-negara maju lainnya. Menurut sebuah studi tahun 2011 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 20 persen penduduk dewasa Selandia Baru merokok. Bandingkan dengan sekitar 16 persen orang dewasa di AS, 17 persen di Australia, 23 persen di China, dan 27 persen di Perancis.

Selandia Baru telah mengenakan pajak lebih dari 70 persen untuk rokok. Di China, angkanya 41 persen, AS 45 persen, Australia 64 persen, dan Perancis 80 persen.

sumber : http://internasional.kompas.com/read/2012/05/25/1122469/Selandia.Baru.Akan.Jadi.Negara.Bebas.Rokok.

3 Responses to “Selandia Baru Akan Jadi Negara Bebas Rokok?”


  1. 1 fauzi sehat 2 Juni, 2012 pukul 3:13 pm

    kapan yah indonesia jadi negara yang bebas rokok
    semoga aja itu terjadi

  2. 2 Iwan 5 Juni, 2012 pukul 8:26 am

    Ya, dengan mahalnya harga rokok setidaknya tidak ada rokok gratisan untuk teman.

  3. 3 Budi 23 Juli, 2012 pukul 8:50 am

    Naikkan harga rokok untuk mengurangi perokok ,…Ide bagus semoga Indonesia menjadi pengikut berikutnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Google Translate
Choose your language :

Pasang atau Cetak Banner ini ? Sebarkan…

Klik disini

Masukkan Email anda untuk berlangganan

Bergabunglah dengan 100 pengikut lainnya

Kultwit

NASIONALISME PALSU PARA KAPITALIS ROKOK | http://chirpstory.com/li/79399

REAKSI MAHASISWA/I TERHADAP ACARA DJARUM FOUNDATION DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH | http://chirpstory.com/li/793409

Terkini

Kategori

Diperbolehkan mengutip dan menyebarluaskan isi blog ini tanpa izin dari pemilik blog dengan tetap mencantumkan sumbernya.

Admin :
+62-852-773-22056



jakarta bebas rokok

jakarta bebas rokok

green radio jakarta

kawasan dilarang merokok



RSS Google News

  • Cuma Sebatang Rokok Sehari Tetap Bikin Cepat Mati - Health Liputan6.com 8 Desember, 2016
    Cuma Sebatang Rokok Sehari Tetap Bikin Cepat MatiHealth Liputan6.comBanyak orang berpikir seperti di atas: bahwa hanya mengisap sebatang rokok tidak memengaruhi kesehatan. Faktanya, meskipun hanya merokok sebatang saja tetap memperbesar kemungkinan cepat mati dibandingkan dengan yang tidak merokok.
  • Kawasan Tanpa Rokok, Fasilitas Umum Jadi Tantangan - Radar Banyumas 8 Desember, 2016
    Radar BanyumasKawasan Tanpa Rokok, Fasilitas Umum Jadi TantanganRadar BanyumasBerdasarkan Perda tentang KTR, fasum menjadi salah satu kawasan yang harus bebas kegiatan merokok, atau jual beli rokok. Adapun fasum yang masuk dalam KTR antara lain pasar, terminal, tempat wisata, hotel, halte, gedung pertemuan, pertokoan, ...KTR Segera Berlaku di SidrapRakyatku. […]
  • Pemusnahan Bergelombang, Dominan Rokok, Tembakau dan Miras - Sumatera Ekspres Online 8 Desember, 2016
    Pemusnahan Bergelombang, Dominan Rokok, Tembakau dan MirasSumatera Ekspres Online"Di wilayah Sumbagsel lebih banyak ke sitaan miras, rokok ilegal, tembakau iris, bibit dan seks toy. Sedangkan untuk beras dan bawang hampir tidak pernah," aku RR Devi Rahayu, Kasubag Humas Bea cukai Kanwil Sumbagsel, dibincangi disela-sela ...
  • Tentang Lokasi Pemasangan Iklan Rokok Dispenda dan Dinkes ... - Saibumi.com 8 Desember, 2016
    Saibumi.comTentang Lokasi Pemasangan Iklan Rokok Dispenda dan Dinkes ...Saibumi.comSaibumi.com, Gedongtataan - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran beda pendapat tentang penempatan banner iklan rokok yang terpasang di aeral tempat ibadah. Menurut Dispenda asal tidak di ...
  • VIDEO - Sehari Isap 30 Batang Rokok, Nenek Asal Nepal Ini Tetap ... - Surya 8 Desember, 2016
    SuryaVIDEO - Sehari Isap 30 Batang Rokok, Nenek Asal Nepal Ini Tetap ...SuryaDalam sehari, perempuan yang tinggal di kawasan perbukitan Nuwakot, Nepal ini, bisa merokok hingga 30 batang. Dikutip dari UPI.com, meski perokok berat, namun nenek Batuli ini adalah seorang yang aktif. "Bukan karena rokoknya. Anda akan meninggal ...
  • Pemkot Solo akan Terbitkan Perda Kawasan Tanpa Asap Rokok - Republika Online 6 Desember, 2016
    Republika OnlinePemkot Solo akan Terbitkan Perda Kawasan Tanpa Asap RokokRepublika OnlineREPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pemerintah Kota Solo tengah merencanakan untuk menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang kawasan tanpa asap rokok. Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsing mengatakan Pemkot Solo bermaksud ...dan lainnya »
  • Hasil Penelitian: Rokok Elektrik Memiliki Resiko Lebih Rendah Dari ... - Tribun Bali 6 Desember, 2016
    Tribun BaliHasil Penelitian: Rokok Elektrik Memiliki Resiko Lebih Rendah Dari ...Tribun BaliTRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Di tengah perkembangan zaman, kebiasaan merokok yang diketahui dapat mengancam kesehatan bahkan menyebabkan kematian seseorang. Kini mulai bergeser dengan hadirnya rokok elektrik atau yang sering disebut ...
  • Iklan Rokok Diminta Jangan Dipasang Dekat Sekolah - Republika Online 5 Desember, 2016
    Republika OnlineIklan Rokok Diminta Jangan Dipasang Dekat SekolahRepublika Online"Jika ingin mencegah anak menjadi perokok pemula, perusahaan rokok harus berhenti mengiklankan produknya, tidak cukup hanya dengan menempel stiker 18+," kata Ketua Lentera Anak Lisda Sundari dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (4/12).
  • 10 Hisapan Rokok Elektrik Sudah Bisa Rusak Jantung - Health Liputan6.com 5 Desember, 2016
    10 Hisapan Rokok Elektrik Sudah Bisa Rusak JantungHealth Liputan6.comPaparan yang sangat singkat pada uap rokok elektrik tersebut, menunjukkan dampak pada integritas pembuluh darah yang mengarah ke aterosklerosis di masa depan, atau lebih dikenal sebagai pengerasan arteri. Bahkan tingkat EPC tersebut baru bisa ...dan lainnya »
  • Sulitnya Menembus Pasar Rokok China - Swa 7 Desember, 2016
    SwaSulitnya Menembus Pasar Rokok ChinaSwaDengan jumlah penduduknya yang besar, China menjadi pasar rokok terbesar di dunia. Bayangkan, 43% rokok dunia habis dibakar di Negeri Tirai Bambu. Meski begitu, tidak sembarang perusahaan bisa ikut menikmati kue yang menjanjikan tersebut.dan lainnya »

Rank

Stats

  • 394,958 Visitors

Visitors


counter
teukufarhan.com

%d blogger menyukai ini: