Archive for the 'SERBA-SERBI' Category

Tips Jitu Berhenti Merokok

Berhenti merokok sepertinya mudah tetapi kenyataannya orang yang sudah terikat dengan rokok sangat sulit untuk berhenti. Bahkan ada orang yang tetap saja merokok walaupun dokter sudah melarang merokok karena akan menyebabkan sakit paru-parunya bertambah parah. Ironis memang, tetapi itulah kenyataannya walaupun rokok bukan putaw tetapi sugesti yang diberikan oleh rokok sanggup membuat orang terikat berpuluh-puluh tahun. Mungkin sudah banyak cara Anda lakukan untuk berhenti tetapi tetap saja Anda masih merokok. Kalau begitu mengapa tidak mencoba tips dari kami, berikut ini:

Kebiasaan Yang Baik

Untuk merubah kebiasaan yang sering dilakukan harus juga dengan melakukan kebiasaan lain. Bila Anda terbiasa setiap hari dengan rokok, maka Anda harus merubah kebiasaan itu dengan kebiasaan lain seperti; makan permen, makan buah atau mengigit cengkeh dll. Sebab, seringkali yang membuat sulit berhenti merokok adalah karena sugesti untuk merokok yang sudah menjadi kebiasaan. Dengan mengganti kebiasaan itu yaitu keinginan merokok, maka Anda akan mempunyai kebiasaan baru yang akan menghilangkan kebiasaan lama pada akhirnya.

Kesadaran

Sadarlah, rokok adalah racun yang kerjanya sangat lambat tetapi mematikan. Di seluruh dunia bahaya merokok sudah menelan jutaan manusia yang lebih menuruti keinginan dagingnya dan meninggal dengan masalah paru-paru kronis akibat asap rokok. Bangunkan kesadaran Anda! Lihat dengan jelas bahaya yang diakibatkan asap rokok dan berhentilah merokok. Jangan tunggu jantung Anda berhenti lebih dahulu, baru Anda berhenti merokok. Tetapi, berhentilah sekarang dan katakan itu kepada diri Anda bahwa Anda harus berhenti sekarang.

Keputusan Total

Bila mau berhenti merokok harus sekaligus berhenti, jangan setengah-setengah. Jangan seperti ini; sehari satu batang dahulu, nanti seminggu satu batang, lama-lama… sehari sebungkus lagi. Anda harus ambil keputusan total untuk berhenti merokok dan isi keinginan itu di paradigma Anda untuk berhenti merokok secara total. Bulatkan tekad Anda bahwa keputusan Anda tidak bisa diganggu gugat untuk berhenti merokok. Itu adalah keputusan total Anda dan jangan pernah sentuh lagi itu sampai kapanpun.

Pergaulan Yang Sehat

Pergaulan yang buruk akan membawa pada kebiasaan yang buruk. Jadi, jauhi teman-teman yang merokok, bila ditawari katakan Anda sudah berhenti dengan perasaan bangga. Sebab mereka pasti ingin berhenti tapi tidak mampu saja. Daripada Anda tertular dan menjadi perokok pasif yang akhirnya terkena dampak negatifnya juga dari rokok lebih baik menjauh. Mulailah memiliki pergaulan yang sehat demi menjaga kesehatan Anda.

Kerohanian

Kemudian, hal yang paling perlu dilakukan adalah menyadari bahwa merokok itu membuat kita terikat dengan rokok dan itu berarti berdosa. Dosa itu adalah kejahatan di mata Tuhan. Kalau kita berhenti merokok kita bukan hanya menjaga tubuh kita tetap sehat tetapi menyenangkan hati Tuhan juga. Oleh karena itu, berhentilah merokok, lakukan dengan kekuatan dan pertolongan Tuhan, Anda pasti bisa.

SOURCE : http://jawaban.com/news/health/detail.php?id_news=080305145421&off=0

Gusi Dan Rokok

Perokok yang mau berhenti ditengah perjalanan hidup mereka akan lebih kecil terkena resiko kehilangan gigi mereka secara permanen ketimbang mereka yang menolak untuk berhenti merokok.

Peneliti gigi di Universitas Newcastle meneliti sekumpulan perokok yang menderita penyakit gusi lebih dari satu tahun dan menemukan bahwa sebagian dari perokok tersebut yang memutuskan untuk berhenti, mengalami kesembuhan perlahan terhadap penyakit gusi mereka ketimbang perokok yang meneruskan kebiasaan mereka.

Penyakit gusi kronis, yang disebabkan oleh radang gusi tersebut bisa kemudian pada akhirnya menyebabkan tanggal gigi, jika aksi pencegahan tidak dilakukan.

Statistik menunjukkan bahwa perokok bisa enam kali terkena resiko sakit gusi ketimbang non perokok. Ini disebabkan oleh terpengaruhnya system kekebalan tubuh akibat rokok yang membuat tubuh mereka kurang dapat melawan penyakit tersebut.

Penelitian dilakukan terhadap 49 orang perokok dengan sakit gusi yang sudah mereka derita lebih dari 1 tahun seperti yang sudah disinggung di atas. Pertama, semua mereka diberi motivasi untuk berhenti merokok melalui konseling dan penggunaan terapi pengganti nikotin. Seiring itu, penyakit gusi mereka juga diobati.

Setelah beberapa waktu, seperlima dari mereka memutuskan untuk berhenti merokok. Dan setelah satu tahun, mereka yagn berhenti merokok sembuh dari sakit gusi, sedangkan mereka yang terus merokok bertambah parah dalam penyakitnya.

Penyakit gusi sendiri sebenarnya disebabkan oleh bakteri yang terdapat pada plak, yang seperti kita ketahui adalah kotoran pada gigi yang melekat dan betambah jika tidak dibersihkan. Bakteri itulah yang membuat radang dan membuat gusi menyusut dari gigi. Di waktu yang bersamaan, tulang yang menahan gigi dengan bertambahnya waktu akan hancur dan setelah beberapa tahun, gigi mulai goyang dan akhirnya tanggal.

Sakit gusi sebenarnya tidak menyebabkan penderitanya kesakitan dan hanya ketahuan jika penderitanya memeriksakan diri ke dokter gigi. Jika dilakukan pencegahan dengan baik dan intensif, maka penyakit gusi kronis dapat disembuhkan.

Dr Philip Preshaw, dokter yang ikut melakukan penelitian benar-benar menyarankan bahwa jika setiap orang masih ingin punya gigi lengkap di masa tuanya, maka berhenti merokok adalah salah satu cara yang ampuh.

Satu lagi alasan mengapa Anda harus berhenti merokok!

SOURCE : http://jawaban.com/news/health/detail.php?id_news=080313132532&offx=14

Bahaya Asap Rokok

Oleh Yulianto Mohsin

Akhir bulan Juli lalu, berlaku undang-undang baru di negara bagian New York di Amerika Serikat. Semua orang tanpa terkecuali tidak boleh lagi merokok di restoran-restoran dan bar-bar yang tersebar di seluruh wilayah negara bagian ini. Larangan merokok di tempat-tempat umum lainnya seperti perkantoran, mall, dan lain-lain sudah diberlakukan terlebih dahulu. Bisnis rumah makan atau bar yang ketahuan tidak melaksanakan peraturan baru ini dikenakan denda US $ 2,000. Bukan denda yang kecil. Peraturan keras yang melarang orang merokok di kedua jenis tempat tersebut pada awalnya diberlakukan hanya di kota New York sejak akhir Maret lalu. Empat bulan kemudian, peraturan ini berlaku untuk seluruh negara bagian New York. Di salah satu bar yang penulis amati, para perokok terpaksa keluar dan berdiri di dekat pintu belakang bar untuk merokok. Hal ini mungkin masih dapat dilakukan dengan agak leluasa mengingat sekarang masih musim panas. Tapi akan sangat sulit bagi para pencandu rokok ini untuk berdiri di luar ketika musim dingin datang. Kelihatannya, waktu keluarnya peraturan baru ini juga untuk mempersiapkan datangnya musim dingin.

New York memang salah satu negara bagian Amerika Serikat (AS) yang sangat gencar melancarkan kampanye anti-rokok. Biaya yang dikeluarkan untuk hal ini pun tidak sedikit, US$ 60 juta. Kampanye ini di antaranya mencegah penjualan rokok ke remaja di bawah umur 18 tahun, membuat dan menayangkan iklan-iklan anti-rokok, memberitahukan publik bahaya merokok, mendirikan program-program pemberhentian merokok bagi pecandu rokok berat dan mensubsidi biaya obat-obat yang dapat membantu orang berhenti merokok.

Biaya yang besar untuk program ini sebenarnya berasal dari “tobacco industry settlement” yang didapat negara bagian New York. Sejarahnya, jaksa penuntut umum dari 40 negara bagian di AS, dimulai oleh negara bagian Mississippi, pada pertengahan dekade 1990-an menuntut ganti rugi yang sangat besar kepada segelintir perusahaan pembuat rokok dan barang-barang tembakau lainnya di AS. Didukung bukti yang kuat dari dunia sains dan kedokteran, mereka beralasan bahwa rokok adalah candu, asap rokok sangat membahayakan kesehatan (penyebab kanker) dan rakyat AS banyak yang meninggal gara-gara merokok. Biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah negara bagian untuk menangani para pasien kanker akibat merokok sangat besar. Dengan alasan inilah mereka menuntut ganti rugi yang tidak sedikit. Karena ingin menghindari proses hukum yang lama dan berbelit-belit dan juga karena industri rokok ini takut jika terbukti bersalah di pengadilan mereka dipaksa membayar ganti rugi yang sangat besar jumlahnya, akhirnya mereka mengalah dan bersedia berdamai dengan memberikan settlement berupa uang ke masing-masing negara bagian yang mengajukan tuntutan.

Banyak sudah riset yang mengungkapkan bahaya asap rokok terhadap aspek biologis dan kimiawi tubuh manusia. Studi pertama yang dilakukan dilaporkan di jurnal terkemuka Science edisi bulan Oktober 1996. Gen P53 di dalam DNA tubuh manusia berfungsi sebagai penekan tumor (tumor suppressor); jika fungsinya dimatikan, kemungkinan terjadinya tumor akan meningkat. Sudah umum diketahui bahwa asap rokok memiliki benzo[a]pyrene dalam jumlah yang cukup banyak. Molekul ini adalah sejenis karsinogen (agen penyebab kanker) yang berbahaya dan terdapat di dalam jelaga, yaitu partikel-partikel karbon yang halus yang dihasilkan akibat pembakaran tidak sempurna arang, minyak, kayu atau bahan bakar lainnya. Bahaya molekul yang ditemui dalam jelaga ini telah lama diketahui. Banyak anak yang bekerja sebagai pembersih cerobong asap di London sejak Kebakaran Besar 1666 (the Great Fire of 1666) terkena kanker testicular.

Benzo[a]pyrene sendiri sebenarnya tidak menyebabkan kanker. Jaringan di dalam tubuh manusia memetabolisme bahan ini dengan cara menambah oksigen ke salah satu cincin molekulnya, mengubahnya menjadi molekul yang dinamakan epoksi diol (diol epoxide). Kegunaan metabolisme ini adalah untuk membuat benzo[a]pyrene lebih mudah larut di dalam air, sehingga mudah untuk dikeluarkan dari tubuh.

Sayangnya, strategi untuk mengeluarkan zat yang tak berguna bagi tubuh ini menjadi tidak karuan untuk benzo[a]pyrene, karena molekul yang terbentuk, epoksi diol, tidak dikeluarkan oleh tubuh. Malahan, molekul ini berhasil menemukan cara untuk masuk ke inti sel, kemudian bereaksi dengan sel-sel DNA. Epoksi cepat sekali bereaksi dengan basa-basa Lewis, dan struktur DNA memiliki bagian yang merupakan basa-basa Lewis. Di artikel jurnal Science tersebut, para periset melaporkan bahwa epoksi diol bereaksi dengan DNA di daerah gen P53 yang diketahui mudah bermutasi. Banyak kasus kanker paru-paru yang memiliki mutasi gen di daerah gen P53 ini. Kesimpulan laporan hasil riset itu menyatakan bahwa benzo[a]pyrene dalam asap rokok adalah penyebab langsung mutasi gen yang diketahui berhubungan dengan kanker paru-paru.

AS bukan negara satu-satunya yang sudah terjun menyadarkan masyarakatnya akan bahaya asap rokok ini. Australia, Selandia Baru, Singapura sudah lebih dahulu memerangi rokok. Beberapa negara lain seperti Kanada dan Jerman akan mengikuti jejak AS. Irlandia yang terkenal dengan kebudayaan pub-nya (merokok sambil meminum minuman alkohol) akan menjadi negara Eropa pertama awal tahun depan yang melarang merokok di pub-pub.Kapan Indonesia akan turut menyadarkan masyarakatnya? Mungkin yang lebih penting untuk diingat, jika pemerintah Indonesia sudah siap memerangi ancaman kesehatan yang satu ini, lebih baik mengikuti jejak AS, yang aktif mensosialisasikan kebijaksanaan tersebut. Tanpa perencanaan dan pemasyarakatan yang baik, kebijaksanaan baik apapun yang dikeluarkan akan mudah mati di tengah jalan ditentang oleh banyak orang.

(Diterjemahkan dan disadur dari berbagai sumber)

sumber : http://www.chem-is-try.org/?sect=artikel&ext=58

10 Kebiasaan yang Merusak Otak

1. Tidak Mau Sarapan
Banyak orang yang menyepelekan sarapan. Padahal tidak mengkonsumsi apapun di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak. Sarapan yang terbaik di pagi hari bukanlah makanan berat seperti nasi goreng spesial, tetapi cukup air putih dan segelas jus buah segar. Ringkas dan berguna untuk tubuh!

2. Kebanyakan Makan
Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun orang pada menurunnya kekuatan mental. Jadi makanlah dalam porsi yang normal. Biasakan menahan diri dengan cara berhenti makan sebelum Anda kekenyangan.

3. Merokok
Jika rokok memiliki segudang efek buruk, semua orang pasti sudah tahu. Dan ada satu lagi efek buruk rokok yang terungkap di sini. Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak! Bayangkan, otak manusia lama kelamaan bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya karena rajin menghisap benda berasap itu. Tak ayal di waktu tua bahkan pada saat masih muda sekalipun, kita rawan alzheimer (alzheimer adalah penyakit pikun).

4. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula
Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu. Karena itu, kurangi konsumsi makanan manis favorit Anda5.

Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi membuat kerja otak tidak efisien.

6. Kurang Tidur
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur membuat sel-sel otak menjadi mati kelelahan. Tapi jangan juga kebanyakan tidur karena bisa membuat Anda menjadi pemalas yang lamban. Sebaiknya tidur 6-8 jam sehari agar sehat dan bugar.

7. Menutup Kepala Ketika Sedang Tidur
Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak.

8. Berpikir Terlalu Keras Ketika Sedang Sakit
Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak. Sudah tahu sedang tidak sehat, sebaiknya istirahat total dan jangan forsir otak Anda.

9. Kurangnya Stimulasi Otak
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir akan membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal. Rajin membaca, mendengar musik dan bermain (catur, scrabble, dll) membuat otak Anda terbiasa berpikir aktif dan kreatif.

10. Jarang Bicara
Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak. Jadi jangan terlalu bangga menjadi pendiam. Obrolan yang bermutu sangat baik untuk kesehatan Anda.

(Sumber).

Hikmah : Gerakan Warung Anti Rokok

“Sesungguhnya orang orang yang pemboros itu adalah saudara setan & setan itu sangat ingkar pada tuhannya”(Al Isra:27)

Ketika mendengar ceramah a’a Gym tentang mubazirnya merokok yang bisa menghabiskan uang Minimal satu bungkus rokok Rp.12.000/hari, atau Rp.372.000 per bulan, Rp.4.380.000/tahun hanya untuk dibakar dan menambah penyakit. Sedangkan banyak orangtua yang merasa tidak mampu untuk biaya sekolah, tetapi setiap hari mampu membeli rokok sebungkus sehari? Bahkan ada yang dua bungkus sehari.

Ibu saya mempunyai warung kelontong yang menjual bermacam macam rokok, karena saya merasa ikut membantu para pemboros maka saya menyarankan ibu saya untuk berhenti menjual rokok.

Pada mulanya ibu saya menolak saran saya dengan alasan “Rokok untung nya besar”. Saya menjawab “tetapi mudhorotnya lebih besar daripada manfaatnya, bahkan ada ulama yang mengharamkannya”, Lagi pula rejeki kita tidak akan berkurang hanya karena tidak menjual rokok.”

Beberapa bulan kemudian ibu saya ikut mendengar ceramah a’a Gym dan mau menerima saran saya agar berhenti jualan rokok.

Hikmahnya untuk skala di sekitar rumah saya:

Para tetangga yang perokok menjadi sulit membeli rokok, sehingga menambah peluang besar berkurangnya jumlah perokok disekitar rumah saya. Dan rejeki/warung kami tetap stabil walaupun tidak menjual rokok.

Hikmah skala nasional:

Bila 90 persen saja warung warung di indonesia tidak menjual rokok, maka para perokok akan sulit membeli rokok sesulit membeli narkoba. Akhirnya:

1. Jumlah perokok berkurang,

2. Pabrik rokok terpaksa menjual rokoknya ke luar negri, ke Amerika/Eropa/Negara mayoritas non muslim. (solusi agar pabrik tidak bangkrut)

3. Generasi muda pengguna NARKOBA akan berkurang karena 99 persen pengguna berawal dari sebatang rokok.

4. Indonesia menjadi negara yang bebas polusi udara dari asap rokok.

Dari pada uang para pemboros dihabiskan untuk rokok, lebih baik kita sedekahkan untuk biaya sekolah kerabat/saudara kita, lalu orang lain yang miskin,lalu para ibnu sabil. mari kita renungkan ayat sebelumnya:

“ Dan berikanlah haknya kepada kerabatnya dekat, juga kepada orang miskin dan orang dalam perjalanan dan jangan kamu menghabiskan (hartamu) secara boros “(Al Isra 26)

**email pengalaman pribadi salah seorang anggota milis…*

Puisi Antirokok : “Tuhan Sembilan Senti”

Oleh Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat

siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok, di pabrik pekerja merokok, di kantor pegawai

merokok, di kabinet menteri merokok, di reses parlemen anggota DPR

merokok, di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,

hansip-bintara-perwira nongkrong merokok, di perkebunan pemetik buah

kopi merokok, di perahu nelayan penjaring ikan merokok, di pabrik

petasan pemilik modalnya merokok, di pekuburan sebelum masuk kubur

orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi

perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak

merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok, di ruang kepala

sekolah ada guru merokok, di kampus mahasiswa merokok, di ruang kuliah

dosen merokok, di rapat POMG orang tua murid merokok, di perpustakaan

kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok, di bis kota sumpek yang berdiri

yang duduk orang bertanding merokok, di loket penjualan karcis orang

merokok, di kereta api penuh sesak orang festival merokok, di kapal

penyeberangan antar pulau penumpang merokok, di andong Yogya kusirnya

merokok, sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok,

tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok, di warung Tegal pengunjung merokok, di

restoran di toko buku orang merokok, di kafe di diskotik para

pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan abab rokok,

bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur

ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak

rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling

menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya.

Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok

di kantor atau di stopan bus, kita ketularan penyakitnya. Nikotin

lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di

dunia, dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau

itu, bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok, di apotik yang antri obat

merokok, di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok, di ruang tunggu

dokter pasien merokok, dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok, di pinggir lapangan voli orang

merokok, menyandang raket badminton orang merokok, pemain bola PSSI

sembunyi-sembunyi merokok, panitia pertandingan balap mobil,

pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemis-ngemis mencium

kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok, di

dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok, di

ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang

goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi orang

perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak

merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat

merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa. Mereka ulama

ahli hisap. Haasaba, yuhaasibu, hisaaban. Bukan ahli hisab ilmu falak,

tapi ahli hisap rokok. Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka

terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih

warnanya, ke mana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung

tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan

mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang

dengan tangan kiri. Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok

ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu. Mamnu’ut

tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz. Kyai, ini

ruangan ber-AC penuh. Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al

hawwa’i. Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok. Laa taqtuluu

anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz. 25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.

15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir

diharamkan. 4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya

rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu ‘alayhimul

khabaaith. Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman

Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada

rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama. Tapi jangan karena ustadz ketagihan

rokok, lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini. Banyak

yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,

yaitu ujung rokok mereka. Kini mereka berfikir. Biarkan mereka

berfikir. Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang

mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini, sejak tadi pagi sudah

120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok. Korban penyakit

rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas, lebih

gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat

di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat

berkuasa di negara kita, jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam

kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,

diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku’ dan

sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk

dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap

tuhan-tuhan ini,

Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

Tinggalkan Rokok atau Alami Impotensi


Washington, Minggu – Bila penyakit jantung, stroke atau pun kanker belum cukup menjadi alasan buat pria untuk berhenti merokok, cobalah mempertimbangkan yang satu ini : Kebiasaan merokok akan memperbesar risiko Anda mengalami impotensi atau disfungsi ereksi (DE)!.

Fakta mengenai hubungan kebiasaan merokok dan risiko impotensi memang bukan sesuatu hal baru. Sebelumnya, sudah beberapa riset yang mendukung teori tersebut. Kali ini pun, para ahli kembali mengungkap bukti ilmiah bahwa pria yang punya kebiasaan merokok berisiko 40 persen lebih besar mengalami disfungsi ereksi ketimbang pria yang tidak merokok.

“Merokok akan membawa nikotin dan vasokonstriktor lainnya sehingga dapat menutup aliran pembuluh darah penis,” terang Dr. Jack Mydlo, kepala bagian urologi Temple University School of Medicine and Hospital di Philadelphia, AS.

Disfungsi ereksi atau impotensi menurut data dari U.S. National Institute of Diabetes dan Digestive and Kidney Disorders saat ini telah menjadi problem serius yang dialami dua dari 100 pria di Amerika. Ketika pria mulai beranjak tua, risiko mengalami gangguan fungsi seksual  pun makin meningkat.

Dalam penelitian kali ini, para ahli melibatkan sebanyak 8.000 pria di Australia berusia 16 hingga 59 tahun. Dari riset terungkap bahwa pria yang merokok kurang dari sebungkus sehari mengalami peningkatan risiko mengalami problem ereksi sebesar  24 persen.

Hasil riset yang dipublikasikan dalam Journal Tobacco Control  ini juga mengungkapkan, bertambahnya jumlah rokok yang dihisap setiap hari makin meningkatkan risiko disfungsi ereksi. Pria yang rata-rata menghisap 20 batang rokok sehari tercatat mengalami peningkatan risiko sebesar 39 persen.

Pada riset lainnya, yang dipublikasikan American Journal of Epidemiology, pria yang masih merokok pada usia 40-an cenderung mengalami problem ereksi ketimbang pria tua yang tidak merokok. Risiko disfungsi juga tercatat meningkat dua kali lipat pada pria yang merokok pada usia  40-an dibanding yang tidak merokok pada usia 50-an.

“Merokok, yang mengakibatkan pembuluh darah menyempit, adalah penyebab terbesar gangguan ereksi,” ungkap Dr. Larry Lipshultz, kepala bagian reproduksi pria pada Baylor College of Medicine di Houston, Texas AS.

Merokok sebenarnya bukan satu-satunya penyebab impotensi pada pria. Faktor gaya hidup juga bisa berpengaruh besar pada kesehatan seksual kaum Adam. Obesitas, konsumsi alkohol dan obat-obatan dapat memicu timbulnnya problem ereksi. Demikian pula halnya dengan gaya hidup yang santai dan kurang aktivitas (sedentary), tambah Lipshultz.

Penyebab lainnya, lanjut  Lipshultz,  adalah beragam penyakit seperti diabetes; jantung, operasi kanker prostat, kandung kemih, usus besar, cedera tulang belakang, ketidakseimbangan hormon testosteron atau pun pengobatan tekanan darah tinggi dan obat antidepresan.

Lipshultz juga menjelaskan, seluruh faktor kondisi dan gaya hidup tersebut dapat memicu pria mengalami disfungsi ereksi melalui tiga cara utama yakni : memperlambat aliran darah, menyebabkan kerusakan saraf, dan mengubah kondisi hormonal. (HealthDay News/AC)-www.kompas.co.id


Google Translate
Choose your language :

Pasang atau Cetak Banner ini ? Sebarkan…

Klik disini

Masukkan Email anda untuk berlangganan

Bergabunglah dengan 100 pengikut lainnya

Kultwit

NASIONALISME PALSU PARA KAPITALIS ROKOK | http://chirpstory.com/li/79399

REAKSI MAHASISWA/I TERHADAP ACARA DJARUM FOUNDATION DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH | http://chirpstory.com/li/793409

Terkini

Kategori

Diperbolehkan mengutip dan menyebarluaskan isi blog ini tanpa izin dari pemilik blog dengan tetap mencantumkan sumbernya.

Admin :
+62-852-773-22056



jakarta bebas rokok

jakarta bebas rokok

green radio jakarta

kawasan dilarang merokok



RSS Google News

  • Rokok Terbanyak Dikonsumsi Rakyat Indonesia Setelah Beras dan ... - Republika Online 23 Mei, 2017
    Republika OnlineRokok Terbanyak Dikonsumsi Rakyat Indonesia Setelah Beras dan ...Republika OnlineREPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat, mengajak para remaja hidup sehat tanpa rokok. Menurut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Erna Nuraini, remaja merupakan pasar potensial industri rokok saat ...
  • Puluhan Ribu Botol Miras dan Rokok Ilegal di Banten Dimusnahkan - Detikcom 24 Mei, 2017
    DetikcomPuluhan Ribu Botol Miras dan Rokok Ilegal di Banten DimusnahkanDetikcom"Pemusnahan kali ini dilakukan terhadap 17.388 botol minuman keras eks impor dan lokal, 312.320 batang rokok, 23,6 kg tembakau iris, 18.424 keping pita cukai palsu, serta beberapa barang lain," ujar Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Banten, Hary Budi ...Bea Cukai Musnahkan […]
  • Wujudkan Enrekang Tanpa Asap Rokok, Ini Upaya Dinas Kesehatan - Tribun Timur 25 Mei, 2017
    Tribun TimurWujudkan Enrekang Tanpa Asap Rokok, Ini Upaya Dinas KesehatanTribun TimurSalah satu upaya yang dilakukan adalah menggenjot adanya peraturan desa (perdes) di setiap desa terkait larangan merokok. "Itu bisa dilakukan karena memang sudah ada perda tahun 2012 tentang kawasan tanpa rokok di muka umum," kata Kepala ...50% Desa di Enrekang tel […]
  • Konsumsi Rokok Lebih Besar Daripada Biaya Pendidikan - Tribun Kaltim 24 Mei, 2017
    Tribun KaltimKonsumsi Rokok Lebih Besar Daripada Biaya PendidikanTribun Kaltim109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan, rokok adalah salah satu produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar dan dihisap dan/atau dihirup asapnya, termasuk rokok kretek, ...
  • Konsumsi Rokok Lebih Bikin Miskin Daripada Kenaikan Tarif Listrik - Bisnis Liputan6.com 23 Mei, 2017
    Bisnis Liputan6.comKonsumsi Rokok Lebih Bikin Miskin Daripada Kenaikan Tarif ListrikBisnis Liputan6.comNamun menurut Tulus, peran kenaikan tarif listrik terhadap pembentukan kemiskinan masih jauh lebih kecil ketimbang rokok. Menurut Data BPS porsi rokok dalam pembentukan kemiskinan mencapai 10,7 persen, terbesar kedua setelah beras yaitu 18,31 ...Bikin Miski […]
  • KENAKALAN REMAJA : Pelajar SMP di Salatiga Antre Beli Rokok ... - Solopos 25 Mei, 2017
    SoloposKENAKALAN REMAJA : Pelajar SMP di Salatiga Antre Beli Rokok ...SoloposSolopos.com, SALATIGA – Pelajar sekolah menengah pertama (SMP) tertangkap mata lensa kamera sedang mengantre untuk membeli rokok di kawasan ...dan lainnya »
  • Pria Ini Bunuh dan Perkosa Bocah Perempuan yang Menolak ... - Tribunnews 24 Mei, 2017
    TribunnewsPria Ini Bunuh dan Perkosa Bocah Perempuan yang Menolak ...TribunnewsIrsan melakukan pembunuhan karena korban kerapkali menolak ketika dimintai tolong untuk membelikan rokok. "Saya kesal pak, karena setiap kali saya minta belikan rokok dia tidak mau," ujarnya di kantor polisi, sembari meringis kesakitan akibat timah ...Menolak Disuruh Bel […]
  • Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan Kalau Nggak Mau ... - Tribunnews 23 Mei, 2017
    TribunnewsJangan Buang Puntung Rokok Sembarangan Kalau Nggak Mau ...TribunnewsTRIBUNTRAVEL.COM - Guys, apakah kamu seorang perokok yang gemar membuang puntung rokok di sembarang tempat? Jika iya, maka kamu harus waspada dan hentikan sekarang juga. Jangan sampai seperti pria ini. Seorang pria hampir terkena ...
  • Dinkes Riau Galakkan Bebas Asap Rokok Peringati Hari Tanpa ... - RiauOnline.co.id 25 Mei, 2017
    RiauOnline.co.idDinkes Riau Galakkan Bebas Asap Rokok Peringati Hari Tanpa ...RiauOnline.co.id"Mengenai Hari Tembakau secara detail bisa dikatakan bahwa kami akan menyebarkan surat edaran di seluruh instansi Pemprov Riau supaya taat dan patuh untuk membuat lingkungan kerjanya bebas tanpa asap rokok. Itu telah sesuai gerakan untuk tidak ...
  • Filter Pada Rokok Tingkatkan Risiko Kanker Paru - Detikcom 23 Mei, 2017
    DetikcomFilter Pada Rokok Tingkatkan Risiko Kanker ParuDetikcomDr Peter D. Shields dari The Ohio State University's Wexner Medical Center, Columbus, Amerika Serikat, menyoroti adanya lubang pada filter rokok di beberapa merk rokok yang beredar saat ini. Adanya lubang tersebut malah membuat perokok mengisap ...dan lainnya »

Rank

Stats

  • 397,132 Visitors

Visitors


counter
teukufarhan.com