Fatwa-Fatwa Haram Rokok

 


Wednesday, 19 July 2006
HIMPUNAN FATWA HARAM MEROKOK

  1. Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

ImageMerokok haram hukumnya berdasarkan makna yang terindikasi dari zhahir ayat Alquran dan As-Sunah serta i’tibar (logika) yang benar. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan.” (Al-Baqarah: 195).

Maknanya, janganlah kamu melakukan sebab yang menjadi kebinasaanmu. Wajhud dilalah (aspek pendalilan) dari ayat di atas adalah merokok termasuk perbuatan yang mencampakkan diri sendiri ke dalam kebinasaan.

Sedangkan dalil dari As-Sunah adalah hadis shahih dari Rasulullah saw. bahwa beliau melarang menyia-nyiakan harta. Makna menyia-nyiakan harta adalah mengalokasikannya kepada hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebagaimana dimaklumi bahwa mengalokasikan harta dengan membeli rokok adalah termasuk pengalokasian harta pada hal yang tidak bermanfaat, bahkan pengalokasian harta kepada hal-hal yang mengandung kemudharatan.

Dalil yang lain, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan tidak boleh pula membahayakan orang lain.” (HR. Ibnu Majah dari kitab Al-Ahkam 2340).

Jadi, menimbulkan bahaya (dharar) adalah ditiadakan (tidak berlaku) dalam syari’at, baik bahayanya terhadap badan, akal, ataupun harta. Sebagaimana dimaklumi pula bahwa merokok adalah berbahaya terhadap badan dan harta.

Adapun dalil dari i’tibar (logika) yang benar yang menunjukkan keharaman rokok adalah karena dengan perbuatan itu perokok mencampakkan dirinya ke dalam hal yang menimbukan bahaya, rasa cemas, dan keletihan jiwa. Orang yang berakal tentu tidak rela hal itu terjadi pada dirinya sendiri. Alangkah tragisnya kondisinya, dan demikian sesaknya dada si perokok bila tidak menghisapnya. Alangkah berat ia melakukan puasa dan ibadah-ibadah lainnya karena hal itu menghalagi dirinya dari merokok. Bahkan, alangkah berat dirinya berinteraksi dengan orang-orang saleh karena tidak mungkin mereka membiarkan asap rokok mengepul di hadapan mereka. Karena itu, Anda akan melihat perokok demikian tidak karuan bila duduk dan berinteraksi dengan orang-orang saleh.

Semua i’tibar itu menunjukkan bahwa merokok hukumnya diharamkan. Karena itu, nasehat saya untuk saudara-saudara kaum muslimin yang masih didera oleh kebiasaan menghisap rokok agar memohon pertolongan kepada Allah dan mengikat tekad untuk meninggalkannya. Sebab, di dalam tekad yang tulus disertai dengan memohon pertolongan kepada Allah, mengharap pahala dari-Nya dan menghindari siksaan-Nya, semua itu adalah amat membantu di dalam upaya meninggalkan hal tersebut.

Jawaban Atas Berbagai Bantahan

Jika ada orang yang berkilah, “Sesungguhnya kami tidak menemukan nash, baik di dalam kitabullah ataupun sunah Rasulullah saw. perihal haramnya rokok.”

Maka, jawaban atas penyataan ini adalah bahwa nash-nash Alquran dan sunah terdiri dari dua jenis;
1. Jenis yang dalil-dalilnya bersifat umum seperti Adh-Dhawabith (ketentuan-ketentuan) dan kaidah-kaidah yang mencakup rincian-rincian yang banyak sekali hingga hari kiamat.
2. Jenis yang dalil-dalilnya memang diarahkan kepada suatu itu sendiri secara langsung.

Sebagai contoh untuk jenis pertama adalah ayat Alquran dan dua hadis yang kami sebutkan di atas yang menunjukkan keharaman merokok secara umum meskipun tidak diarahkan secara langsung kepadanya.

Sedangkan untuk jenis kedua, adalah seperti fiman Allah (yang artinya), “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (dagig hewan) yang disembelih atas nama selain Allah.” (Al-Maidah: 3).

Dan firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamr, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji yang termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah perbuatan-perbuatan itu.” (Al-Maidah: 90).

Jadi, baik nash-nash itu termasuk jenis pertama atau kedua, ia bersifat keniscayaan (keharusan) bagi semua hamba Allah karena dari sisi pengambilan dalil mengindikasikan hal itu.

Sumber: Program Nur ‘alad Darb, dari Fatwa Syekh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin, dari kitab Fatwa-Fatwa Terkini 2.

  1. Syaikh Muhammad bin Ibrahim

Rokok haram karena di dalamnya ada racun. Al-Qur’an menyatakan, “Dihalalkan atas mereka apa-apa yang baik, dan diharamkan atas mereka apa-apa yang buruk (kotoran).” (al-A’raf: 157). Rasulullah juga melarang setiap yang memabukkan dan melemahkan, sebagaimana diriwayatkan Imam Ahmad dan Abu Dawud dari Ummu Salamah ra. Merokok juga termasuk melakukan pemborosan yang tidak bermanfaat. Selanjutnya, rokok dan bau mulut perokok bisa mengganggu orang lain, termasuk pada jamaah shalat.

 

  1. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

Rokok haram karena melemahkan dan memabukkan. Dalil nash tentang benda memabukkan sudah cukup jelas. Hanya saja, penjelasan tentang mabuk itu sendiri perlu penyesuaian.

 

  1. Ulama Mesir, Syria, Saudi

Rokok haram alias terlarang, dengan alasan membahayakan. Di antara yang mendukung dalil ini adalah Syaikh Ahmad as-Sunhawy al-Bahuty al-Anjalaby dan Syaikh Al-Malakiyah Ibrahim al-Qaani dari Mesir, An-Najm al-Gazy al-Amiry as-Syafi’i dari Syria, dan ulama Mekkah Abdul Malik al-Ashami.

 

  1. Dr Yusuf Qardhawi

Rokok haram karena membahayakan. Demikian disebut dalam bukunya ‘Halal & Haram dalam Islam’. Menurutnya, tidak boleh seseorang membuat bahaya dan membalas bahaya, sebagaimana sabda Nabi yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. Qardhawi menambahkan, selain berbahaya, rokok juga mengajak penikmatnya untuk buang-buang waktu dan harta. Padahal lebih baik harta itu digunakan untuk yang lebih berguna, atau diinfaqkan bila memang keluarganya tidak membutuhkan.

 

  1. SyariahOnline.com

Keharaman rokok tidaklah berdasarkan sebuah larangan yang disebutkan secara ekplisit dalam nash Al-Quran Al-Kariem atau pun As-Sunnah An-Nabawiyah.

Keharaman rokok itu disimpulkan oleh para ulama di masa ini setelah dipastikannya temuan bahwa setiap batang rokok itu mengandung lebih dari 4000 jenis racun berbahaya.

Dan karena racun itu merusak tubuh manusia yang sebenarnya amanat Allah SWT untuk dijaga dan diperlihara, maka merokok itu termasuk melanggar amanat itu dan merusak larangan.

Namun banyak orang yang menganggap hal itu terlalu mengada-ada, sebab buktinya ada jutaan orang di muka bumi ini yang setiap hari merokok dan buktinya mereka masih bernafas alias tidak langsung mati seketika itu juga.

Karena itulah kita masih menemukan rokok di sekeliling kita dan ternyata pabrik rokokpun tetap berdiri tegar. Bahkan mampu memberikan masukan buat pemerintah dengan pajaknya. Sehingga tidak pernah muncul keinginan baik dari pembuat hukum untuk melarang rokok.

Ini adalah salah satu ciri ketertinggalan informasi dari masyarakat kita. Dan di negeri yang sudah maju informasinya, merupakan bentuk ketidak-konsekuenan atas fakta ilmu pengetahuan. Dan kedua jenis masyarakat ini memang sama-sama tidak tahu apa yang terbaik buat mereka. Misalnya di barat yang konon sudah maju informasinya dan ipteknya, masih saja ada orang yang minum khamar. Meski ada larangan buat pengemudi, anak-anak dan aturan tidak boleh menjual khamar kepada anak di bawah umur. Tapi paling tidak, sudah ada sedikit kesadaran bahwa khamar itu berbahaya. Hanya saja antisipasinya masih terlalu seadanya.

Sedangkan dalam hukum Islam, ketika sudah dipastikan bahwa sesuatu itu membahayakan kesehatan, maka mengkonsumsinya lantas diharamkan. Inilah bentuk ketegasan hukum Islam yang sudah menjadi ciri khas. Maka khamar itu tetap haram meski hanya seteguk ditelan untuk sebuah malam yang dingin menusuk.

Demikian pula para ulama ketika menyadari keberadan 4000-an racun dalam batang rokok dan mengetahui akitab-akibat yang diderita para perokok, mereka pun sepakat untuk mengharamkannya. Sayangnya, umat Islam masih saja menganggap selama tidak ada ayat yang tegas atau hadits yang eksplisit yang mengharamkan rokok, maka mereka masih menganggap rokok itu halal, atau minimal makruh.

  1. Ustadz Ahmad Sarwat Lc, Konsultasi eramuslim.com

Awalnya belum ada ulama yang mengharamkan rokok, kecuali hanya memakruhkan. Dasar pemakruhannya pun sangat berbeda dengan dasar pengharamannya di masa sekarang ini.

Dahulu para ulama hanya memandang bahwa orang yang merokok itu mulutnya berbau kurang sedap. Sehingga mengganggu orang lain dalam pergaulan. Sehingga kurang disukai dan dikatakan hukumnya makruh.

Sebagian kiyai di negeri kita yang punya hobi menyedot asap rokok, kalau ditanyakan tentang hukum rokok, akan menjawab bahwa rokok itu tidak haram, tetapi hanya makruh saja.

Mengapa mereka memandang demikian?

Karena literatur mereka adalah literatur klasik, ditulis beberapa ratus tahun yang lalu, di mana pengetahuan manusia tentang bahaya nikotin dan zat-zat beracun di dalam sebatang rokok masih belum nyata terlihat. Tidak ada fakta dan penelitian di masa lalu tentang bahaya sebatang rokok.

Maka hukum rokok hanya sekedar makruh lantaran membuat mulut berbau kurang sedang serta mengganggu pergaulan.

Penelitian Terbaru

Seandainya para kiyai itu tidak hanya terpaku pada naskah lama dan mengikuti rekan-rekan mereka di berbagai negeri Islam yang sudah maju, tentu pandangan mereka akan berubah 180 derajat.

Apalagi bila mereka membaca penelitian terbaru tentang 200-an racun yang berbahaya yang terdapat dalam sebatang rokok, pastilah mereka akan bergidik. Dan pastilah mereka akan setuju bahwa rokok itu memberikan madharat yang sangat besar, bahkan teramat besar.

Pastilah mereka akan menerima bahwa hukum rokok itu bukan sekedar makruh lantaran mengakibatkan bau mulut, tapi mereka akan sepakat mengatakan bahwa rokok itu haram, lantaran merupakan benda mematikan yang telah merenggut jutaan nyawa manusia. Prosentase kematian disebabkan rokok adalah lebih tinggi dibandingkan karena perang dan kecelakaan lalulintas.

Badan kesehatan dunia WHO menyebutkan bahwa di Amerika, sekitar 346 ribu orang meninggal tiap tahun dikarenakan rokok. Dan tidak kurang dari 90% dari 660 orang yang terkena penyakit kanker di salah satu rumah sakit Sanghai Cina adalah disebabkan rokok.

Penelitian juga menyebutkan bahwa 20 batang rokok per hari akan menyebabkan berkurangnya 15% hemoglobin, yakni zat asasi pembentuk darah merah.

Seandainya para kiyai mengetahui penelitian terakhir bahwa rokok mengandung kurang lebih 4.000 elemen-elemen dan setidaknya 200 di antaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan, pastilah pandangan mereka akan berubah.

Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin dan karbon monoksida. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.

Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko14 kali lebih bersar terkena kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan dari pada mereka yang tidak menghisapnya.

Penghisap rokok juga punya kemungkinan4 kali lebh besar untuk terkena kanker esophagus dari mereka yang tidak menghisapnya.

Penghisap rokok juga beresiko 2 kali lebih besar terkena serangan jantung dari pada mereka yang tidak menghisapnya.

Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung serta tekanan darah tinggi. Menggunakan rokok dengan kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena untuk mengikuti kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung menyedot asap rokok secara lebih keras, lebih dalam, dan lebih lama.

Tidak ada satu pun orang yang bisa menyangkal semua fakta di atas, karena merupakan hasil penelitian ilmiyah. Bahkan perusahaan rokok poun mengiyakan hal tersebut, dan menuliskan pada kemasannya kalimat berikut:

MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGUGAN KEHAMILAN DAN JANIN.

Kalau produsen rokok sendiri sudah menyatakan bahaya produknya berbahaya dan mendatangkan penyakit, bagaimana mungkin konsumen masih mau mengingkarinya?

8. Dr. Ir. M. Romli, Msc, Auditor Halal LPPOM MUI

(Rizki Wicaksono, dari berbagai sumber)

http://www.halalguide.info/content/view/338/38/

3 Responses to “Fatwa-Fatwa Haram Rokok”


  1. 1 mustofa 23 Maret, 2010 pukul 3:50 pm

    ketika naik pesawat merpati dari Surabaya – bontang antara th 1993-1996, diatas pesawat itu saya baca Jawa Post yg memuat hasil survey di Amerika antara lain, dari 1OOO sampel perokok, dan 1OOO Anti rokok, dg usia yg sama yaitu 6O th-an diketahui bahwa ternyata angaka kematian anti rokok lebih banyak dari perokok, dan survey itu membuktikan bahwa klompok anti rokok pd usia yg sama lebih banyak yg sudah pikunnya dari kelompok perokok. kenapa kasus yg terjadi pada sekolompok orang harus digeneralisiir? seperti kasus ada ya sakit karena rokok? kenapa kasus itu dijadikan alasan menetapkan rokok haram? bu8kankah Allah pernah menegur Nabi ketika beliau mengharamkan sesuatu karena alasan agar istri2nya senang? Lagian Nabi sendiri bersabda : yang halal adalah yang dihalalkan Allah dlm Al quran dan yg haram adalah yg diharamkan Allah dlm Alquran. jika nabi sendiri tidak berani menetapkan hukum selain yg ada dalm Alquran kenapa kita berani melangkahi nabi? bahkan berperilaku seperti Tuhan dg menetapkan hukum tanpa dalil Alquran? Kalimat Innama firman Allah dalam konteks mengharamkan bangke, darah babi, dan sembelihan untuk perbuatan syirk adalah adatulhasr yg bermakna yg Allah haramkan itu adalah hanya yg empat itu. jika kasus tertentu yg mengenai orang perorang jadi alasan tuk mengharamkan sesuatu ada banyak hal yang akan jadi haram. ada banyak orang elergi makan daging kambing, bahkan setiap kali makan daging kambing langsung jengking. karena alasan ini akankah daging kambing menjadi haram? Ya akhi hadzare…hadzare ..jangan menjadi Tuhan dg menetapkan hakum tanpa dalil Alquran. yakinilah bahwa Allah tidak lupa untuk mengharamkan rokok, karena mustahil dalam Alquran ada yg terlupakan, tapi memang Allah tidak menghendaki hukum haram untuk rokok.Ketentuan Allah itu mutlaq Absolut, sedangkan hasil survey manusia itu relatif. adakalanya benar adakalanya salah. dan ternyata survey kecil2an membuktikan kalau 2O orang tua yang saya kenal, yg banyak sakit2an, dan bahkan telah banyak meninggal adalah beliau2 yg anti rokok. urusan sakit, mati itu buknkah Allah yg mengatur?

  2. 2 Ismail Mawardi 24 Maret, 2010 pukul 12:14 pm

    Saya setuju dengan anjuran untuk mengurangi kebiasaan merokok, sama dengan anjuran untuk tidak makan soto, sate kambing, dll makanan yang dapat menyebabkab darah tinggi dan kolesterol tapi saya tidak setuju penetapan hukumnya bahwa merokok haram,apa lagi Soto dan Sate kambing diharamkan (bagaimana setuju?????) dalam penetapan suatu hukum tidak boleh memakai perasaan, manfaat dan mudhorot jadi jangan main-main, jangankan para ulama Rosululloh sendiri pernah ditegur oleh Allah Swt karena bersumpah untuk tidak makan/minum madu karena baunya madu tidak enak.


  1. 1 ROKOK MEROKOK DAN AKIBATNYA « Ustadchandra's Blog Lacak balik pada 16 Desember, 2009 pukul 5:28 pm

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Google Translate
Choose your language :

Pasang atau Cetak Banner ini ? Sebarkan…

Klik disini

Masukkan Email anda untuk berlangganan

Bergabunglah dengan 100 pengikut lainnya.

Kultwit

NASIONALISME PALSU PARA KAPITALIS ROKOK | http://chirpstory.com/li/79399

REAKSI MAHASISWA/I TERHADAP ACARA DJARUM FOUNDATION DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH | http://chirpstory.com/li/793409

Terkini

Kategori

Diperbolehkan mengutip dan menyebarluaskan isi blog ini tanpa izin dari pemilik blog dengan tetap mencantumkan sumbernya.

Admin :
+62-852-773-22056



jakarta bebas rokok

jakarta bebas rokok

green radio jakarta

kawasan dilarang merokok



RSS Google News

  • Perusahaan Rokok Ini Dituding Menjual Limbah Sisa Produksi - Tempo.co 28 Agustus, 2015
    Tempo.coPerusahaan Rokok Ini Dituding Menjual Limbah Sisa ProduksiTempo.coTEMPO.CO, Kudus - Kelompok yang menyebut diri Gerakan Rakyat Solidaritas menuding perusahaan rokok PT. Nojorono menjual kembali limbah rokok mereka secara bebas. Tudingan ini berdasarkan dari temuan barang bukti berupa satu karung ...Produsen Rokok Mulai Terkena Dampak Pelemahan Rupiah […]
  • Kini Ada Tulisan "Ruangan Bebas Asap Rokok" di JCo Pluit Village ... - KOMPAS.com 28 Agustus, 2015
    KOMPAS.comKini Ada Tulisan "Ruangan Bebas Asap Rokok" di JCo Pluit Village ...KOMPAS.comKini Ada Tulisan "Ruangan Bebas Asap Rokok" di JCo Pluit Village Mall. Jumat, 28 Agustus 2015 | 15:35 WIB. Tangguh Sipria Riang Kondisi smoking room di J.Co Pluit Village Mall, Pluit, Jakarta Utara, Jumat (28/8/2015).Diusir Perokok di Mall, Seorang Ibu […]
  • Penaikan target cukai rokok dinilai beratkan industri - ANTARA 28 Agustus, 2015
    Bisnis.comPenaikan target cukai rokok dinilai beratkan industriANTARA"Sangat memberatkan industri, karena produk rokok di Indonesia itu konten lokalnya sangat tinggi, mulai dari petani tembakau, petani cengkeh. Industri rokok di Indonesia tidak bisa disamakan dengan di luar negeri," kata Direktur Minuman dan Tembakau ...Pelaku Industri Anggap Penai […]
  • 90 Persen Iklan Rokok Kepung Sekolah di Makassar - Metro TV News 28 Agustus, 2015
    Metro TV News90 Persen Iklan Rokok Kepung Sekolah di MakassarMetro TV News"Ini berdasarkan monitoring yang dilakukan sejak Februari-Mei 2015. Dari 49 sekolah yang sudah disurvei wilayah sekitarnya dipenuhi iklan rokok," ujar tim teknis monitoring Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA), Cholis, saat dihubungi di Makassar, ...Iklan Rokok Sasar Wilaya […]
  • Ini Dampak Asap Rokok Bagi Anak Anda - Tribun Pekanbaru 28 Agustus, 2015
    Tribun PekanbaruIni Dampak Asap Rokok Bagi Anak AndaTribun PekanbaruTRIBUNPEKANBARU.COM - Rokok tak hanya merugikan orang yang menghisapnya, tetapi juga orang di sekitar yang terkena asap rokok alias menjadi perokok pasif. Dalam sebuah survei terbaru seperti dikutip dari Boldsky.com, lebih dari 1000 perokok ...dan lainnya »
  • 200 Kematian Setiap Tahun Gara-gara Rokok - Indopos 28 Agustus, 2015
    Indopos200 Kematian Setiap Tahun Gara-gara RokokIndoposAda 200 ribu kematian manusia di Indonesia setiap tahun karena penyakit yang berhubungan dengan rokok. Di lain sisi, bahaya asap rokok telah banyak diketahui oleh masyarakat, namun dia menyebutkan jumlah perokok aktif dari tahun ke tahun terus ...
  • Anak Minta Jokowi Segera Lindungi dari Asap Rokok - Tempo.co 28 Agustus, 2015
    Tempo.coAnak Minta Jokowi Segera Lindungi dari Asap RokokTempo.co“Anak-anak masih terus terpapar asap dan iklan rokok yang gencar,” ujarnya. Ia mencontohkan kasus yang dialami Elysabeth Ongkojoyo dan bayinya yang berusia 1,5 bulan saat mengudap makan di salah satu gerai donat di Lippo Mall Pluit pada Rabu, ...dan lainnya »
  • Awas, Shisha 1 Jam Setara Menghisap 100 Batang Rokok! - KOMPAS.com 27 Agustus, 2015
    KOMPAS.comAwas, Shisha 1 Jam Setara Menghisap 100 Batang Rokok!KOMPAS.comKOMPAS.com – Siapa bilang merokok dengan hokah atau yang dikenal dengan shisha tak lebih berbahaya dari merokok tembakau biasa? Shisha selama 1 jam justru setara dengan menghisap 100 batang rokok. Mereka yang menghisap shisha pun ...dan lainnya »
  • GIIAS 2015, SPG Rokok Iri dengan SPG Mobil - Tempo.co 28 Agustus, 2015
    Tempo.coGIIAS 2015, SPG Rokok Iri dengan SPG MobilTempo.coWanita yang tinggal di Cengkareng, Jakarta Barat, ini merupakan sales promotion girl yang memasarkan produk rokok pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show 2015. "Bayaran aku per hari Rp 450 ribu untuk satu shift dan Rp 550 ...dan lainnya »
  • Perlu Negarawan untuk Selamatkan Generasi Muda dari Rokok - Metro TV News 27 Agustus, 2015
    Metro TV NewsPerlu Negarawan untuk Selamatkan Generasi Muda dari RokokMetro TV NewsKarena itu, melindungi generasi muda saat ini dari adiksi rokok mungkin tidak akan langsung dirasakan manfaatnya oleh pemerintahan saat ini, tetapi oleh pemerintahan di masa depan. Apalagi, pada 2030 Indonesia akan mendapatkan bonus demografi.Kemenkes: ratifikasi FCTC bukan un […]

Rank

Stats

  • 390,270 Visitors

Visitors


counter
teukufarhan.com

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 100 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: