Posts Tagged 'SOLUSI'

Solusi Stop Merokok di Indonesia

Sulitnya stop merokok telah terbukti dengan banyaknya perokok yang ingin stop merokok namun gagal, apalagi bagi mereka yang hanya mengandalkan motivasi diri saja. Untuk menjawab tantangan usaha stop merokok, PT. Pfizer Indonesia meluncurkan Varenicline, obat dengan resep dokter.

Penggunaan Varenicline, dilengkapi dengan dukungan dari keluarga dan lingkungan terdekat, diharapkan dapat membuat perokok bisa menjalankan niatnya untuk stop merokok dengan lebih mudah. Terlebih di bulan Ramadhan ini, puasa dapat menjadi momentum untuk merealisasikan stop merokok.
Lanjutkan membaca ‘Solusi Stop Merokok di Indonesia’

Iklan

Kalau Rokok Haram, Bagaimana Solusinya?

Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Pak ustadz, melalui berbagai fatwa ulama, saya jadi tahu rokok itu haram (insya Allah saya bukan perokok sejak dulu). Tapi kok terpikir bgmn solusinya di tengah persepsi publik bahwa industri rokok seolah menjadi “tulang punggung” ekonomi rakyat(?).
Tergelitik juga membaca curhat di salah satu blog:
Jika rokok menjadi HARAM
Puluhan Juta saudara seiman akan BERDOSA jika tetap menjadi direktur, staf, karyawan, kuli yang bekerja di perusahaan rokok.
Jutaan saudara seiman akan BERDOSA jika di dalam
supermarket, swalayan, toko, kios, asongan yang dijualnya terdapat 1 batang rokok.

Bagaimana tanggapan Pak Ustadz?
Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Fathurohman
Jawaban

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Benarkah mengharamkan rokok bisa mengguncangkan ekonomi?

Jawabnya adalah benar sekali. Tentu bila fatwa haramnya rokok dikeluarkan secara tiba-tiba, maka pasti muncul goncangan yang dahsyat. Itu pasti dan tidak mungkin terhindarkan.

Namun mana ada Al-Quran mengharamkan sesuatu dengan cara tiba-tiba? Haramnya khamar membutuhkan empat periode pengharaman, dari sekedar menyindir hingga haram total. Haramnya riba juga mengalami proses yang sama. Terus berlaku dengan semua hal, termasuk proses pembebasan manusia dari perbudakan.

Maka untuk menghindari masyarakat dari bahaya asap rokok, perlu dilakukan dalam proses jangka pendek dan jangka panjang. Serta menggunakan sistematisasi yang komprehensif, menyentuh semua bidang kehidupan serta melibatkan semua elemen.

Perlu dipikirkan pengalihan kerja para petani tembakau dan buruhnya juga. Perlu dipikirkan konversi industri rokok menjadi industri yang lainnya. Termasuk para penyalur, pengecer dan penjual.

Harus ada kebijakan dari pihak penguasa dan itikad baik tentunya, agar semua proses itu bisa berjalan dengan mulus. Misalnya dalam jangka waktu 10 tahun ke depan. Mulai dari ulama yang bikin fatwa, ahli pertanian yang menemukan tanaman pengganti tembakau yang lebih menguntungkan petani, juga ahli hukum dan aparat penegaknya yang bekerja sistematis, terpadu dan terintegrasi.

Mungkin visi dan misi penghilangan rokok harus dipimpin langsung oleh Presiden yang mengharamkan rokok untuk semua menterinya. Lalu semua menteri mengharamkan rokok buat semua pejabat eselon 1, 2 dan tiga. Lalu terus ke bawah hingga tingkat yang paling rendah. Boleh saja dimasukkan ke dalam syarat penerimaan PNS dan TNI serta kepolisian adalah orang yang tidak merokok.

Haramnya Rokok

Haramnya rokok bukan karena kenajisannya seperti haramnya kita makan babi atau bangkai. Juga bukan karena efek menghilangkan kesadaran dan kewarasan, sebagaimana haramnya kita minum khamar.

Tetapi karena ilmu pengetahuan dan teknologi akhir-akhir ini menemukan bahaya asap rokok yang serius dan sangat mematikan. Sebuah penemuan yang sangat baru dan untuk jangka waktu yang panjang belum pernah disadari oleh manusia.

Walhasil, kalau di kitab-kitab fiqih klasik tidak pernah dibahas tentang haramnya rokok, karena manusia saat itu belum mengenal hakikat racun asap rokok. Yang mereka kenal hanyalah bau mulut akibat rokok, sehingga hukumnya paling jauh sekedar makruh.

Kalau hari ini kita masih melihat banyak kiyai yang asyik menyedot asap rokok, barangkali karena mereka tidak mendapatkan up-date terbaru soal informasi bahaya asap rokok. Dalil yang mereka pakai masih dalil yang klasik dan ketinggalan zaman.

Namun para ulama yang melek informasi dan mengerti teknologi dan ilmu pengetahuan, biasanya akan cepat menyerap informasi dan cenderung menghindari diri dari asap rokok. Baik sebagai perokok aktif maupun pasif.

Ketika kalangan ahli menemukan formalin di banyak bahan makanan, serempak orang berhenti memakan makanan yang mengandung formalin. Ketika boraks ditemukan dalam makanan kita, orang-orang pun segera berhenti memakannya. Mengapa mereka bisa begitu kompak dan serempak berhenti makan formalin, boraks dan sebagainya?

Karena mereka tahu betapa berbahayanya zat-zat itu untuk tubuh. Saat itu, tidak ada orang yang bingung tentang ribuan pekerja yang bakalan menganggur karena kerja di bidang pembuatan makanan yang mengandung zat berbahaya itu. Orang-orang lebih mementingkan kesehatan masyarakat yang lebih luas, ketimbang memikirkan nasib pekerja yang bakalan menganggur.

Tahu BahayaTapi Tetap Merokok

Tapi ternyata tidak semua orang konsekuen dengan ilmunya. Meski mengaku sebagai orang pandai, cerddas dan berilmu pengetahuan.

Bukankah banyakdokter yang tidak bisa menghentikan kebiasaan merokoknya? Padahal mereka orang yang paling tahu bahaya racun asap rokok. Mereka adalah orangyang mengajarkan kepada manusia bahwa rokok itu racun dan berbahaya bagi kesehatan, bukan sekedar berbahaya, tetapi bahaya yang amat serius.

Kalau pak dokter ada yang merokok, maka siapa yang bisa menjamin bahwa masyarakat awam tidak merokok? Sedangkan fatwa haram rokok milik para ulama berangkat dari ilmunya para dokter.

Bukankah tidak sedikit para dokter yang juga doyan minum khamar? Padahal mereka tahu bahaya khamar, jauh lebih tahu dari para ulama tentunya.

Jadimasalahnya buat sebagian orang memang bukan terletak pada ketidak-tahuan, melainkan kemampuan diriuntuk menahan hawa nafsu. Di situlah titik masalahnya.

Siapa bilang para lelaki hidung belang dan para wanita penjaja kenikmatan seks tidak mengerti penyakit kelamin yang sangat menyakitkan? Justru mereka adalah orang paling tahu bahaya seks bebas. Tapi hawa nafsu mengalahkan mereka. Jadi urusannya memang bukan seseorang itu tidak tahu adanya bahaya, tetapi karena seseorang sudah tidak mampu menahan gejolak syahwatnya sendiri.

Ketika seseorang masih saja merokok, ada dua kemungkinan penyebabnya. Pertama, dia tidak tahu bahaya asap rokok. Kedua, mungkin dia tahu tapidia tidak mampu menahan syahwat merokoknya.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Sumber : Eramuslim.Com – Kamis, 11 Jan 07 09:22 WIB


Google Translate
Choose your language :

Pasang atau Cetak Banner ini ? Sebarkan…

Klik disini

Masukkan Email anda untuk berlangganan

Bergabunglah dengan 100 pengikut lainnya

Kultwit

NASIONALISME PALSU PARA KAPITALIS ROKOK | http://chirpstory.com/li/79399

REAKSI MAHASISWA/I TERHADAP ACARA DJARUM FOUNDATION DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH | http://chirpstory.com/li/793409

Terkini

Kategori

Diperbolehkan mengutip dan menyebarluaskan isi blog ini tanpa izin dari pemilik blog dengan tetap mencantumkan sumbernya.

Admin :
+62-852-773-22056



jakarta bebas rokok

jakarta bebas rokok

green radio jakarta

kawasan dilarang merokok



RSS Google News

  • Rokok Terakhir DN Aidit - Detikcom (Siaran Pers) (Pendaftaran) 22 September, 2017
    Detikcom (Siaran Pers) (Pendaftaran)Rokok Terakhir DN AiditDetikcom (Siaran Pers) (Pendaftaran)Di meja di ruang tengah masih tersisa kopi dan puntung rokok. Rupanya Aidit sempat menikmati kopi dan rokok di ruang depan. Saat diinterogasi oleh anggota TNI, Aidit juga sempat minta rokok kepada petugas pemeriksa, Kolonel Ms. "Boleh ya rokok ini ...Populer S […]
  • Benarkah Vapor Lebih Aman Dibanding Rokok Tembakau? Ini ... - Tribun Style 23 September, 2017
    Tribun StyleBenarkah Vapor Lebih Aman Dibanding Rokok Tembakau? Ini ...Tribun StyleTRIBUNSTYLE.COM - Zaman sekarang, rokok elektrik atau biasa disebut dengan vapor seolah menjadi barang yang wajib dimiliki bagi para pecandu rokok. Banyak yang beranggapan jika ingin berhenti merokok bisa beralih ke rokok elektrik atau vapor.
  • Sepanjang 2017, Bea Cukai Sulawesi Sita 31 Juta Batang Rokok ... - WartaEkonomi.co.id (Pendaftaran) 23 September, 2017
    WartaEkonomi.co.id (Pendaftaran)Sepanjang 2017, Bea Cukai Sulawesi Sita 31 Juta Batang Rokok ...WartaEkonomi.co.id (Pendaftaran)Bea Cukai Sulawesi semakin massif melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal di wilayah hukumnya. Buktinya, tercatat sudah 31,5 juta batang rokok ilegal yang disita sepanjang 2017. Jumlah tersebut berpotensi terus bertamba […]
  • Waduh, Dalam 10 Tahun Pabrik Rokok di Malang Berkurang hingga ... - Okezone 21 September, 2017
    OkezoneWaduh, Dalam 10 Tahun Pabrik Rokok di Malang Berkurang hingga ...OkezoneMALANG - Pertumbuhan industri rokok di wilayah Kota Malang dalam sepuluh tahun terakhir ini melambat, bahkan mengalami penurunan cukup drastis, dari sekitar 150 pabrik rokok pada 2005 menjadi 35 perusahaan pada 2017. Menurut Kepala Dinas ...dan lainnya »
  • Kenaikan Cukai Rokok Diumumkan Awal Oktober - Tempo.co 21 September, 2017
    Tempo.coKenaikan Cukai Rokok Diumumkan Awal OktoberTempo.co“Rencana pemerintah memperhitungkan kenaikan cukai rokok di tahun 2018 patut didukung. Selain akan meningkatkan pemasukan negara, kenaikan cukai rokok berimbas pada naiknya harga rokok,” kata Margianta, Jumat, 15 September 2017.dan lainnya »
  • ALAMAK! Awalnya Pura-pura Ajak Mancing, Pinjam Motor untuk ... - Tribun Medan 23 September, 2017
    Tribun MedanALAMAK! Awalnya Pura-pura Ajak Mancing, Pinjam Motor untuk ...Tribun Medan... ini awalnya pura-pura mengajak anak pelapor pergi memancing di Jalan Sapta Marga, Sunggal. Sesampainya di lokasi, pelaku meminjam motor dengan alasan ingin beli rokok," kata Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Martua Manik, Sabtu (23/9/2017).dan lainnya »
  • Produksi Rokok Diprediksi Turun Jadi 321,9 Miliar Batang di 2018 - Bisnis Liputan6.com 18 September, 2017
    Bisnis Liputan6.comProduksi Rokok Diprediksi Turun Jadi 321,9 Miliar Batang di 2018Bisnis Liputan6.comSejumlah batang rokok ilegal diperlihatkan petugas saat rilis rokok ilegal di Kantor Direktorat Jenderal Bea Cukai, Jakarta, Jumat (30/9). Rokok ilegal ini diproduksi oleh mesin dengan total produksi 1500 batang per menit. (Liputan6.com/Faizal Fanani).31 Jut […]
  • Rehab 6 Puskesmas di Solo Andalkan DAK dan Pajak Rokok - Solopos 23 September, 2017
    SoloposRehab 6 Puskesmas di Solo Andalkan DAK dan Pajak RokokSoloposSolopos.com, SOLO — Pemerintah Kota Solo bakal merehab enam puskesmas pada 2018 dengan anggaran sebesar Rp15,22 miliar. Rehab memanfaatkan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK), pajak rokok, dan Bantuan Keuangan Provinsi Jawa ...dan lainnya »
  • DPR Klaim Tak Bisa Melarang Iklan Rokok di Media Penyiaran - KBR (Siaran Pers) 21 September, 2017
    KBR (Siaran Pers)DPR Klaim Tak Bisa Melarang Iklan Rokok di Media PenyiaranKBR (Siaran Pers)Wakil Ketua Badan Legislasi Firman Soebagyo beralasan DPR tidak bisa menghapus iklan rokok dari media massa karena akan bertentangan dengan keputusan Mahkamah Konsitusi. Keputusan yang dimaksud adalah gugatan sejumlah organisasi ...dan lainnya »
  • Rokok Ilegal Bernilai 8.48 Miliar Dimusnahkan Bea Cukai Sulawesi - Tribunnews 20 September, 2017
    TribunnewsRokok Ilegal Bernilai 8.48 Miliar Dimusnahkan Bea Cukai SulawesiTribunnewsBea Cukai Wilayah Sulawesi Selatan dan Bea Cukai Makassar lakukan pemusnahan rokok ilegal senilai Rp8.48 miliar pada Selasa (19/9/2017). Selain memusnahkan rokok ilegal, Bea Cukai juga memusnahkan minuman keras ilegal sebanyak 225 botol.dan lainnya »

Rank

Stats

  • 399,547 Visitors

Visitors


counter
teukufarhan.com