Posts Tagged 'Kak Seto'

Kak Seto: Fatwa Haram Rokok Muhammadiyah Ikut Lindungi Anak


Jakarta – Fatwa haram rokok yang disampaikan ormas Islam kedua terbesar di Indonesia, Muhammadiyah, memperoleh dukungan dari Komnas Perlindungan Anak (PA). Diharapkan fatwa itu bisa membantu melindungi anak-anak dari bahaya merokok.

“Kami dari Komnas Perlindungan Anak mendukung apa yang diputuskan Pengurus Pusat Muhammadiyah. Patut dicatat dalam tinta emas karena melindungi anak dari bahaya asap,” kata Ketua Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi, saat dihubungi detikcom, Minggu (14/3/2010).

Dia berharap fatwa haram rokok itu bisa membantu menyehatkan masyarakat Indonesia dan menjauhi rokok. Utamanya di kalangan anak-anak.

“Dari 60 juta perokok, jumlah perokok anak sangat signifikan, mulai dari usia 5-9 tahun, hingga usia 10-15 tahun. Mereka terpengaruh dengan iklan rokok di televisi dan iklan di luar ruangan,” ujarnya.
Lanjutkan membaca ‘Kak Seto: Fatwa Haram Rokok Muhammadiyah Ikut Lindungi Anak’

[Hot News] Kak Seto Minta MUI Mengeluarkan Fatwa Haram Rokok!

Rabu, 13/08/2008 07:02 WIB
Fatwa Haram Merokok Bisa Picu Histeria Massal Lindungi Anak
Rafiqa Qurrata A – detikNews


Jakarta – Usulan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Seto Mulyadi, agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram merokok mendapat sambutan positif. Secara moral, fatwa ini dinilai bisa melahirkan histeria massal yang justru akan melindungi anak.
“Saya mengapresiasi kalau MUI mau mengeluarkan fatwa haram merokok yang berdampak terhadap perlindungan anak-anak di Indonesia. Karena selama batas makruh, berarti jika dikerjakan mendapat cela, jika tidak dikerjakan tidak apa-apa. Padahal dari segi kesehatan, lebih banyak negatifnya,” kata anggota Komisi VIII DPR DH Al Yusni dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (13/8/2008).

Dia menjelaskan, saat ini jumlah perokok pemula makin meningkat. Hal ini dinilai memprihatinkan karena akan membawa dampak negatif di masa mendatang.

Al Yusni optimistis, akan ada terjadi penurunan jumlah anak yang merokok jika fatwa ini benar-benar dikeluarkan.

“Walaupun mungkin tidak terlalu signifikan, tetapi sebagai isu massal akan menunjukkan kepada masyarakat, oo ternyata MUI memiliki sudut pandang yang cukup menarik dan bagus. Apalagi kerangkanya meminimilisir perokok. Kesannya kan kalau fatwa itu biasanya memberi histeria massal,” jelas politisi PKS ini.

Dia mengakui, fatwa MUI memang belum sampai mengarah jauh ke ranah hukum positif. Apalagi untuk sampai pada undang-undang khusus yang melarang rokok.

“Tetapi paling tidak, ada masukan berupa pandangan ulama bahwa ini sangat membahayakan. Sedangkan kalau konsekuensi pada undang-undang, kan akan dilihat dari berbagai sudut pandang. Nantinya akan berbeda sisi, misalnya dari soal produksi, tenaga kerja, akan ada pro kontra. Tetapi kali ini, kita harus memberi dukungan besar bagi MUI,” urainya.(fiq/nrl)


Google Translate
Choose your language :

Pasang atau Cetak Banner ini ? Sebarkan…

Klik disini

Masukkan Email anda untuk berlangganan

Bergabunglah dengan 100 pengikut lainnya

Kultwit

NASIONALISME PALSU PARA KAPITALIS ROKOK | http://chirpstory.com/li/79399

REAKSI MAHASISWA/I TERHADAP ACARA DJARUM FOUNDATION DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH | http://chirpstory.com/li/793409

Terkini

Kategori

Diperbolehkan mengutip dan menyebarluaskan isi blog ini tanpa izin dari pemilik blog dengan tetap mencantumkan sumbernya.

Admin :
+62-852-773-22056



jakarta bebas rokok

jakarta bebas rokok

green radio jakarta

kawasan dilarang merokok



RSS Google News

  • Sopir bajaj tewas dibacok di depan warung rokok Pasar Sayur Cipulir - merdeka.com 22 Juli, 2017
    merdeka.comSopir bajaj tewas dibacok di depan warung rokok Pasar Sayur Cipulirmerdeka.comMerdeka.com - Supriyadi (57) sopir bajaj ditemukan tewas di depan warung rokok Pasar Sayur Cipulir Jalan Ciledug Raya RT 05 RW 05 Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (22/7). Diduga Supriyadi meregang nyawa ...Innalillahi, Sopir Bajaj Tewas […]
  • Awasi lalu Lintas Kapal, Polair Amankan Miras dan Rokok Ilegal - Jawa Pos (Siaran Pers) (Blog) 21 Juli, 2017
    Jawa Pos (Siaran Pers) (Blog)Awasi lalu Lintas Kapal, Polair Amankan Miras dan Rokok IlegalJawa Pos (Siaran Pers) (Blog)“Muatan minuman berakohol serta rokok tanpa cukai tidak terdaftar dalam manifest," jelas mantan Kapolres Tanjab Barat ini. Proses selanjutnya, pihak Ditpolair Polda Jambi akan melakukan koordinasi dengan pihak Bea Cukai Jambi. Kemungki […]
  • Akademisi: Pemerintah Indonesia Tak Tegas Atur Iklan Rokok - Tempo 19 Juli, 2017
    TempoAkademisi: Pemerintah Indonesia Tak Tegas Atur Iklan RokokTempoCO, Yogakarta - Pengajar jurusan Marketing The Business School Universitas Edinburgh Napier Skotlandia, Dr. Nathalia C Tjandra menyebut Pemerintah Indonesia tidak tegas terhadap perusahaan rokok, yang banyak melakukan pelanggaran etika bisnis ...
  • Bea Cukai Lampung Gagalkan Modus Baru Penyelundupan Rokok - Nasional Tempo.co (Blog) 21 Juli, 2017
    Nasional Tempo.co (Blog)Bea Cukai Lampung Gagalkan Modus Baru Penyelundupan RokokNasional Tempo.co (Blog)Penyelundupan rokok beralih ke modus baru dengan cara pengiriman dalam jumlah kecil menggunakan jasa ekspedisi antarpulau.Ini Modus Baru Penyelundupan Rokok Ilegal Via PelabuhanDetikcom (Siaran Pers) (Pendaftaran)Bea Cukai Lampung Gagalkan Penyelundupan R […]
  • Penjualan rokok nasional susut, pasar HMSP turun - Investasi Kontan - Kontan 21 Juli, 2017
    KontanPenjualan rokok nasional susut, pasar HMSP turun - Investasi KontanKontanJAKARTA. Turunnya volume penjualan rokok nasional berujung pada melemahnya pangsa pasar PT HM Sampoerna Tbk (HMSP). Akibat penurunan tersebut ...dan lainnya »
  • Masyarakat Kota Bogor Belum Patuhi Perda KTR, Dinkes Masukkan ... - Tribun Bogor 21 Juli, 2017
    Tribun BogorMasyarakat Kota Bogor Belum Patuhi Perda KTR, Dinkes Masukkan ...Tribun BogorTRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor akan merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Dalam revisi tersebut rencananya Dinkes akan memasukan ...Iswanda Akui Banyak Masyarakat tak Tahu Angkuta […]
  • BUSINESS HITS: Ingatkan Kesepakatan FCTC, WHO Minta Pajak ... - Okezone 21 Juli, 2017
    OkezoneBUSINESS HITS: Ingatkan Kesepakatan FCTC, WHO Minta Pajak ...OkezoneHal tersebut sebagai upaya menekan konsumsi produk komoditas tersebut. Direktur Regional WHO untuk Asia Tenggara Poonam Khetrapal Singh menyatakan, di sejumlah negara Asia Tenggara masih berlaku harga rokok yang rendah dan struktur pajak ...
  • WHO: FCTC lindungi penduduk dari efek rokok - ANTARA News - ANTARA 21 Juli, 2017
    ANTARAWHO: FCTC lindungi penduduk dari efek rokok - ANTARA NewsANTARABadan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kerangka Pengendalian Tembakau atau "WHO Framework Convention on Tobacco Control" (FCTC) efektif ...dan lainnya »
  • Rokok Sumbang Kemiskinan di Kota dan Desa - KOMPAS.com 17 Juli, 2017
    KOMPAS.comRokok Sumbang Kemiskinan di Kota dan DesaKOMPAS.comKontribusi beras pada kemiskinan dari data BPS terbaru (17/7/2017) yakni sebesar 20,11 persen di perkotaan dan 26,46 persen di pedesaan. Kemudian, di urutan kedua ditempati oleh rokok. Kontribusi rokok untuk kemiskinan di perkotaan mencapai 11,78 ...Orang Miskin RI Banyak Habiskan Uang untuk Beli B […]
  • FAN 2017, Anak-Anak Dambakan Kota Impian Tanpa Rokok dan ... - Tribunnews 21 Juli, 2017
    TribunnewsFAN 2017, Anak-Anak Dambakan Kota Impian Tanpa Rokok dan ...TribunnewsTRIBUNNEWS.COM - Kegiatan Forum Anak Nasional 2017 yang diselenggarakan di Hotel Labersa, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau selama 3 hari ini kembali berlanjut meriah. Pada hari kedua, Kamis (20/7), para peserta yang berasal dari berbagai ...

Rank

Stats

  • 398,056 Visitors

Visitors


counter
teukufarhan.com